Mojokerto (beritajatim.com) – Sebuah mobil pikap (pick up) nopol S 9298 NB tak bertuan yang terparkir di pinggir jalan By Pass, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto diamankan anggota Satlantas Polresta Mojokerto. Diduga mobil pick up warna biru tersebut mogok saat dicuri maling.
Mobil tersebut diketahui milik Mohammad Abdul Kadir Anuz (64), asal Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Mobil tersebut akhinya diserahkan ke pemilik setelah korban melapor kendaraannya hilang ke Polsek Puri Polres Mojokerto pada, Minggu (29/1/2023).
Kasat Lantas Polresta Mojokerto, AKP Heru Sudjio Budi Santoso mengatakan, anggota Satlantas Polresta Mojokerto berpatroli pada, Senin (30/1/2023) pagi melihat ada mobil pick up dinilai mengganggu lalu-lintas. Ini lantaran, keberadaan monol tersebut memakan sebagian bahu jalan.
“Posisinya di pinggir jalan tapi menjorok ke bahu jalan kemudian ditepikan, dicari pengemudinya ternyata tidak ada. Selang sehari, mobil tersebut masih terlihat terparkir tanpa pengemudi sehingga petugas berinisiatif mengamankan mobil dengan didorong manual sampai ke pos polisi Gunung Gedangan,” ungkapnya, Selasa (31/1/2023).
Tak lama, lanjut Kasat, pemilik mobil datang dan menyampaikan jika kehilangan mobil tersebut pada, Minggu (29/1/2023) sekira pukul 22.00 WIB. Pemilik mobil mengaku kehilangan mobil pick up tersebut saat diparkir di garasi rumah, di Jalan Jayanegara, Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.
[berita-terkait number=”4″ tag=”curanmor-mojokerto”]
“Korban baru tahu keesokannya. Sehari-hari, mobil carry tersebut biasa dipakai untuk mengangkut keramik sebagai usaha dagangnya. Diduga mobil tersebut mogok lantaran kehabisan oli mesin. Kondisinya tidak ada yang rusak, masih utuh. Cuma kami juga tidak tahu, mengapa tempatnya oli kok dirusak, terlihat oli mobil kosong semuanya,” katanya.
Setelah diketahui pemiliknya, lanjut Kasat, mobil langsung diserahkan ke pemiliknya usai dilakukan pemeriksaan. Untuk kasus dugaan pencuriannya, petugas dari Satreskrim Polresta Mojokerto dan Polsek Puri kini tengah mendalami untuk diungkap motif dan pelakunya. [tin/but]






