Kediri (beritajatim.com) – Pabrik Gulo (PG) Ngadiredjo di Kabupaten Kediri menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah dengan menyerap ribuan tenaga kerja serta mendukung kesejahteraan petani tebu, terutama saat musim giling berlangsung.
Pabrik gula yang berlokasi di Jalan Raya Kediri – Tulungagung, Desa Kras tersebut merupakan satu-satunya pabrik gula di wilayah Kabupaten Kediri dan memiliki peran strategis dalam mendukung roda ekonomi masyarakat.
Selain menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, PG Ngadiredjo juga menjadi mitra bagi ribuan petani tebu lokal yang memasok bahan baku untuk proses produksi gula.
General Manager PG Ngadiredjo, Wayan Mei Purwono, mengatakan pihaknya secara konsisten menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) bagi masyarakat sekitar.
“CSR sudah menjadi program prioritas kami dan rutin kami sampaikan pada masyarakat,” ujarnya.
Program CSR tersebut diprioritaskan bagi masyarakat di wilayah ring satu pabrik, meliputi berbagai kegiatan sosial seperti pembagian sembako, pengobatan gratis, sunatan massal, donor darah, hingga pelatihan kewirausahaan bagi pemuda.
Untuk menyemarakkan Ramadan, PG Ngadiredjo juga menggelar pasar murah bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri di sejumlah kecamatan.
“Dengan pasar murah ini membantu meringankan kebutuhan masyarakat,” tutur Wayan.
Ia menegaskan, keberadaan perusahaan di tengah masyarakat membuat kepedulian terhadap lingkungan sekitar menjadi prioritas utama.
Dari sisi produksi, PG Ngadiredjo memiliki kapasitas giling mencapai 6.500 ton tebu per hari. Pada musim giling 2025, pabrik ini mampu menggiling sekitar 10 juta kuintal tebu dengan hasil produksi gula mencapai 71 ribu ton.
Sementara untuk musim giling 2026, perusahaan menargetkan penggilingan sebanyak 10,6 juta kuintal tebu dengan rendemen 7,8 persen dan produksi gula mencapai 76 ribu ton.
Dalam menyongsong musim giling tahun ini, manajemen terus memperkuat kemitraan dengan petani tebu guna memastikan kualitas bahan baku tetap optimal.
Selain itu, momentum Hari Ulang Tahun ke-1.222 Kabupaten Kediri juga dimanfaatkan untuk menyampaikan harapan bagi kemajuan daerah.
“Semoga ke depan, Kabupaten Kediri semakin jaya dan masyarakat semakin sejahtera,” harap Wayan. [nm/ted]






