Sidoarjo (beritajatim.com) – Kejadian menggemparkan terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Desa Brebek, Kecamatan Waru, Sidoarjo, pada Jumat (16/8/2024).
Seorang petugas pemilah sampah, Hasan, mendadak histeris saat menemukan jasad bayi laki-laki dalam tas plastik keresek hitam di antara tumpukan sampah.
Hasan, yang saat itu tengah menjalankan tugas memilah sampah organik dan anorganik, merasa curiga dengan sebuah tas plastik yang melintas di atas karet mesin conveyor. Saat dibuka, ia terkejut mendapati jasad bayi yang masih lengkap dengan tali pusarnya.
“Yang membuka tas plastik Hasan. Dia kaget setelah membuka tas, dalamnya ada bayi yang sudah meninggal,” ujar seorang warga setempat yang tidak mau disebutkan namanya.
Beruntung, Hasan berhasil menemukan jasad bayi tersebut sebelum masuk ke mesin conveyor yang berfungsi mencacah sampah yang sudah dipilah.
Bayi yang diperkirakan baru lahir dan berusia beberapa jam ini ditemukan tanpa busana, dengan tali pusar yang masih menempel.
Hingga berita ini diturunkan, Sudarmaji, pengelola TPST Desa Brebek, belum memberikan pernyataan resmi terkait kejadian ini.
Kasus tersebut kini telah dilaporkan dan diserahkan ke pihak Polsek Waru untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Waru Kompol Madya Wiraji Kusuma menegaskan masih menyelidiki kasus temuan bayi meninggal dalam tas plastik yang ditemukan di TPST Desa Brebek tersebut. Pihaknya sudah memeriksa saksi-saki dan menggali informasi dari keterangan yang ada.
“Termasuk bungkusan sampah dalam tas plastik tersebut diambil dari wilayah mana, masih dilakukan penelusuran dan penyelidikan untuk mengungkap siapa yang membuang jasad manusia yang tak berdosa tersebut,” terangnya. (isa/ian)






