Pamekasan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, memberikan bantuan berupa alat usaha kepada masyarakat yang serius merintis usaha, khususnya pasca mereka mengikuti program pelatihan Wiruusaha Baru alias WUB.
Bantuan peralatan produksi tersebut merupakan Corporate Social Responsibility (CSR) dari tiga Badan Usaha Milik Negera (BUMN), serta diserahkan bersamaan dengan momentum Hari UMKM Nasional di Mandhepa Agung Ronggosukowati, Jl Pamong Praja Nomor 1 Pamekasan, Kamis (12/8/2021) kemarin.
Bantuan CSR BUMN bagi Pemkab Pamekasan, berupa peralatan produksi yang disiapkan untuk para pelaku UMKM di wilayah setempat. Meliputi 10 unit mesin jahit dari PT Penggadaian, 5 unit etalase dari PT Garam, serta puluhan paket produksi dari Bank Jatim.
“Komitmen kami dari awal terus menumbuhkan wirausaha baru melalui program Saputangan Biru, hal ini sengaja kami gagas sebagai upaya meningkatkan sektor ekonomi masyarakat di kabupaten Pamekasan,” kata Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, Jum’at (13/8/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”pemkab-pamekasan”]
Dari itu pihaknya berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan motivasi bagi para pelaku usaha baru, guna mengembangkan usaha yang mereka miliki. Apalagi pihaknya juga menyampaikan saran 4 (empat) kunci sukses dalam pengembangan usaha.
“Sukses menjadi pengusaha itu setidaknya memiliki empat syarat; mempunyai keinginan kuat untuk maju, mendapat fasilitasi dari pemerintah, menjalin kemitraan strategis dari beberapa pihak, terakhir adalah berdoa,” ungkapnya.
Namun pihaknya juga mengingatkan agar para pelaku usaha tetap memiliki semangat dan motivasi dari pribadi masing-masing. “Jadi ketika UMKM ini bangkit, bangkit itu bukan karena bank jatim, bukan karena pemerintah. Tetapi karena keinginan atau memiliki keinginan untuk bangkit. Fasilitas dari Bank Jatim dan pemerintah itu sifatnya pendukung untuk bisa sukses,” tegasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”saputangan-biru”]
Sementara salah satu penerima bantuan, Eka Sulistiawati mengaku sangat senang mendapat bantuan untuk pengembangan usaha yang dirintis. “Senang sekali dapat bantuan usaha ini, terima kasih Pak Bupati Pamekasan,” ungkap perempuan berusia 31 tahun yang merintis usaha ‘Steak Keju’.
“Kami mengakui alat produksi berupa pengering makanan ini sangat mendukung pada usaha yang sedang kami rintis, apalagi kami juga sangat menginginkan usaha yang kami rintis bisa merambah pasar besar,” sambung pengusaha asal Jl Jokotole, Pamekasan.
Tidak hanya itu, program pelatihan WUB yang digagas Pemkab Pamekasan juga sangat membantu warga, khususnya mereka yang memang konsen di bidang usaha sebagai pemula. “Tentunya pelatihan WUB ini sangat membantu, serta membimbing kami dalam merintis usaha,” pungkasnya. [pin/ted]






