Mojokerto (beritajatim.com) – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati menekankan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memiliki prinsip core value ‘BerAKHLAK’. Hal tersebut disampaikan saat orientasi PPPK (Pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto, Kamis (5/9/2024).
Ada sebanyak 210 tenaga pendidik angkatan II gelombang keempat yang mengikuti orientasi PPPK di Pendopo Graha Maja Tama (GMT), Pemkab Mojokerto. Core value ditekankan karena pemerintah sudah memiliki roadmap. Di mana roadmap tersebut ke depannya diharapkan dapat mencetak ASN yang memiliki daya saing internasional atau ASN berkelas dunia.
Core value BerAKHLAK sendiri merupakan singkatan dari Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif yang bertujuan menciptakan persepsi yang sama atas nilai-nilai dasar ASN, dan juga untuk menyeragamkan nilai-nilai dasar bagi seluruh ASN di Indonesia sehingga dapat menjadi fondasi budaya kerja ASN yang profesional.
“Melalui suatu konstruksi berpikir bahwa core value ASN BerAKHLAK ini dibutuhkan. Berorientasi pelayanan, sebagai tenaga pendidik harus bisa memberikan berbagai pola pengajaran dalam menyampaikan materinya, agar materi tersebut dapat mudah dipahami dan diterima oleh para peserta didik,” ungkapnya.
Sementara itu terkait akuntabel, lanjut Bupati perempuan pertama di Kabupaten Mojokerto ini, tenaga pendidik harus bisa bertanggung jawab terhadap seluruh informasi atau materi yang disampaikan dan dibutuhkan oleh para anak didiknya. Menurutnya, semua proses yang anak-anak lalui bisa dilaksanakan dan dipertanggungjawabkan adalah akuntabel.
“Sebagai ASN harus dapat bekerja sesuai jalur dan aturan berlaku, serta menciptakan keharmonisan atau kerukunan di lingkungan kerja dan tidak merugikan antar sesama rekan kerja. Harmonis pada diri Anda sendiri dalam me-manage pelayanan yang Anda berikan maupun harmonis dengan sesama rekan kerja, karena Anda tidak bekerja sendiri,” ucapnya.
Sebagai ASN berkewajiban loyal kepada bangsa dan negara. ASN juga dituntut bisa adaptif pada situasi saat ini yang dapat berubah dengan cepat. ASN harus bisa kolaborasi dengan siapa pun demi mengembangkan dan mewujudkan pelayanan yang cepat dan tuntas serta bertanggung jawab atas semua tugas yang diembannya.
“Kita dituntut orientasi pada pelayanan kerja cepat, kerja cerdas, dan kerja tuntas. Bagaimana berkolaborasi memanfaatkan semua potensi yang ada kita mainkan secara harmonis,” pungkas orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto ini.
Turut hadir Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Dasar dan Managerial Pada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur, Muhammad Suluh dan Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tatang Marhaendrata. [tin/ian]
![Pesan Bupati Mojokerto untuk ASN, Tekankan Prinsip Core Value BerAKHLAK Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat menghadiri orientasi PPPK di Pendopo GMT Pemkab Mojokerto. [Foto: Ist]](https://beritajatim.com/wp-content/uploads/2024/09/IMG-20240905-WA0025.jpg)





