Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 1.422 lebih peserta turut meramaikan kegiatan Run For Resilinence di Alun-alun Wiraraja Kota Mojokerto. Kegiatan ini merupakan rangkaian event nasional Peringatan Bulan Pengurangan Resiko Bencana (PRB) 2025 yang digelar selama tiga hari di Mojokerto Raya dengan tagline khas Jawa Timur ‘Tangguh Rek’.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto didampingi Sekretaris Utama BNPB Rustian, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Rizal Oktavian serta Dandim 0815 Mojokerto Letkol Abi Swanjoyo memberangkatkan para peserta. Ribuan peserta menempuh jarak 5 km di jalanan Kota Mojokerto.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Mojokerto, Ganesh Pressiatantra mengatakan, kegiatan Run diikuti sebanyak 1.422 peserta. “Untuk pesertanya sendiri, ini dari seluruh Indonesia. Salah satunya mungkin karena ini event nasional sehingga kegiatan ini dihadiri Kalaksa beserta jajaran se-Indonesia,” ungkapnya, Kamis (2/10/2025).
Masih kata mantan Sekretaris Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto ini, sehingga banyak juga peserta datang dari luar Pulau Jawa. Seperti Ambon, Papua, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Bali untuk mengikuti rangkaian event nasional tersebut. Ganesh menambahkan, selama tiga hari sejumlah kegiatan digelar dalam rangka Peringatan Bulan PRB 2025 di Mojokerto Raya.
“Untuk rangkaian kegiatan Peringatan Bulan Pengurangan Resiko Bencana, pertama dilakukan pada tanggal 1 kemarin, ada pameran expo peralatan penanggulangan kebencanaan di GOR Seni Majapahit. Hari kedua, ada Run For Resilinence setelah itu ada forum Kalaksa sharing session yang dilaksanakan di Hotel Ayola dan nanti malam bergeser ke Trowulan ada malam puncak,” katanya.
Sementara di hari ketiga, yakni hari terakhir pada, Jumat (3/10/2025) besok, lanjutnya, Senam Santai di Alun-alun Wiraraja Kota Mojokerto. Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto melalui BPBD Kota Mojokerto berharap kegiatan tersebut menjadi motivasi setelah adanya pembentukan BPBD Kota Mojokerto yang langsung bisa menggelar event skala nasional tersebut.
“Ini tentu saja, harapan kami harus membawa dampak baik dari pergerakan ekonomi, baik dari sektor swasta ataupun dari kami selaku pengampu untuk kegiatan penanggulangan kebencanaan. Ini banyak manfaatnya, kami banyak mendapatkan bantuan dari provinsi maupun bantuan dari BNPB,” tegasnya.
BNPB dalam kesempatan tersebut menyerahkan bantuan berupa satu unit truk serba guna dan satu unit motor trail yang diterima Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari. Sementara Danrem 082 Citra Panca Yudha Jaya (CPYJ), Kolonel Inf Batara Alex Bulo juga mendapatkan bantuan yang sama diserahkan langsung oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. [tin/aje]






