Gresik (beritajatim.com) – Kasus covid-19 yang tiada kunjung sirna serta melambatnya ekonomi global tidak membuat kalangan investor berhenti menanamkan investasinya. Salah satu perusahaan manufaktur alat kebersihan berstandar internasional yakni PT Klinko Karya Imaji TBK. Perusahaan dengan kode emiten KLIN itu mengembangkan usahanya di Kabupaten Gresik. Tepatnya di Desa Semambung, Kecamatan Driyorejo.
Perusahaan yang beroperasi sejak 2016 tersebut merasakan dampak positif dari permintaan alat kebersihan yang terus melonjak. Terkait dengan itu, Klinko meresmikan pabrik baru dengan area yang lebih luas di atas lahan 4.000 meter persegi untuk meningkatkan kapasitas produksi dari 18,500 pcs perbulan menjadi 125.000 pcs per bulan.
Perusahaan ini tidak hanya memasarkan produknya ke berbagai kota di Indonesia tapi juga ke empat benua, yakni Asia, Amerika, Afrika dan Eropa.
“Melihat penjualan produk yang meningkat 100 persen pada Januari hingga September 2022 dibandingkan tahun lalu (yoy). Kami memperluas area pabrik sebagai upaya memenuhi permintaan pasar,” ujar Dirut PT Klinko Karya Imaji Tbk, Anggun Satriya Supanji, Kamis (15/12/2022).
[berita-terkait number=”4″ tag=”investasi”]
Ia menambahkan, dengan nilai transaksi Rp 23 miliar per tahun, Klinko akan memperluas pasar domestik dan internasional melalui kerjasama ke modern channel, B2B partner, dan e-commerce. Klinko juga menargetkan untuk mencapai 30 distributor yang akan menjangkau seluruh area di Indonesia.
Sementara itu, Kabid Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Joko Budi Sutrisno menyatakan menyatakan keberadaan pabrik alat kebersihan itu sangat positif. Pasalnya, secara tidak langsung menyerap tenaga kerja lokal.
“Informasi yang masuk ke saya ada 65 orang menjadi tenaga kerja di perusahaan yang bertaraf internasional,” pungkasnya. [dny/but]






