Jakarta (beritajatim.com) – Meski kompetisi Super League 2025/2026 tengah memasuki FIFA Matchday hingga 14 Oktober mendatang, Persik Kediri tidak melonggarkan intensitas latihan. Tim Macan Putih tetap menjalani program latihan rutin untuk menjaga kondisi fisik dan kekompakan tim.
Pelatih Ong Kim Swee memanfaatkan waktu jeda ini sebagai momen penting untuk memperkuat performa tim sebelum kembali ke lapangan hijau.
“Kami tetap latihan seperti biasa. Saya tetap memberikan waktu libur kepada para pemain agar bisa bertemu keluarga dan teman-temannya. Itu penting agar mereka kembali dengan kondisi fisik dan mental yang lebih segar,” ungkapnya.
Pelatih asal Malaysia tersebut menilai performa tim mulai menunjukkan peningkatan, baik dari segi konsistensi maupun kekompakan. Hal itu terlihat saat Persik Kediri sukses menaklukkan Persijap Jepara dengan skor 0-2 di laga tandang pekan ketujuh.
“Kekompakan pemain mulai terbentuk, tapi kami tidak boleh cepat puas. Masih banyak yang perlu dibenahi agar Persik tampil lebih sempurna. Apalagi, lawan berikutnya sangat berat,” lanjutnya.
Usai masa libur berakhir, Persik Kediri dijadwalkan menghadapi Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, pada 18 Oktober 2025. Laga tersebut diprediksi menjadi tantangan besar, mengingat Borneo FC belum terkalahkan dalam enam pertandingan terakhir dan saat ini memuncaki klasemen sementara.
“Kami harus siap dari semua aspek—teknik, fisik, dan mental. Borneo FC tim yang sangat kuat dan konsisten. Enam laga mereka sapu bersih dengan kemenangan. Ini akan jadi laga yang berat, tapi juga sangat menantang,” tegas Ong Kim Swee. (faw/kun)






