Tuban (beritajatim.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban menggelar rapat koordinasi bersama unsur pentahelix khususnya bidang industri yang bertempat di gedung KSPKP Tuban.
Rakor tersebut berkenaan dengan rencana pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) di Karangagung, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban yang mana Pertamina punya aset disana.
Adapun Rakor dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Tuban, yang melibatkan TNI/Polri, OPD terkait, unsur perusahaan, Sekretariat Bersama Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB), Tagana dan beberapa tamu undangan lainnya.
Kalaksa BPBD Tuban, Sudarmaji mengatakan bahwa bulan Oktober nanti akan digelar simulasi Table Top Exercise (TTX) bersama Pertamina Sukowati Field di Desa Karangagung. Tujuannya, untuk mensimulasikan kebocoran minyak di wilayah perairan.
“Karena Pertamina punya aset disana, jadi untuk tahun ini kita rencanakan simulasi kebocoran minyak di wilayah perairan. Namun, belum pada praktik di perairan laut, kalau itu kita konsep pada tahun 2026 nanti,” terang Sudarmaji. Kamis (11/09/2025).
Diketahui, selain pipa milik Pertamina juga di dalam perairan di Kecamatan Palang, itu juga terdapat pipa milik ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan Pertamina EP Cepu. Sehingga, simulasi ini sangat penting.
“Kami berupaya menggabungkan beberapa perusahaan yang mempunyai kepentingan di sana,” tambahnya.
Termasuk KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan) dan SKPDB (Sistem Komando Penanganan Darurat Bencana) Pemkab Tuban akan ikut dalam simulasi yang dilaksanakan oleh Pertamina Sukowati.
“Saya berharap ada simulasi skala besar untuk penanganan pencemaran di laut,” kata Sudarmaji.
Masih kata Sudarmaji, setelah ini pihaknya akan melakukan MoU bersama Pertamina Sukowati, pada tanggal 22-26 September 2025 dan langsung dilaksanakan pembentukan Destana.
“Desa Karangagung ini kita kuatkan dulu secara kelembagaan, sebab di sana belum ada Destana,” imbuhnya.
Sebagai informasi, hingga saat ini di Kabupaten Tuban telah terbentuk sebanyak 152 Destana. Ia berharap melalui rakor ini bukan hanya Pertamina saja yang berkeinginan melakukan simulasi, akan tetapi perusahaan lain juga harusnya memiliki keinginan agar suatu saat apabila ada bencana, bisa dilakukan antisipasi.
“Memang untuk di Kabupaten Tuban ini yang paling rawan bencana banjir bandang, sehingga pembentukan Destana sangat penting, termasuk kami sudah warning ke Pemdes,” pungkasnya. [dya/aje






