Lamongan (beritajatim.com) – Setelah perjalanan di Liga 2 musim ini mentok di babak 8 besar, Persela Lamongan langsung meliburkan skuadnya.
Persela menutup musim ini dengan catatan hitam. Tidak hanya melewati babak 8 besar tanpa kemenangan, kerusuhan suporter di laga pamungkas melawan Persijap membuat citra Laskar Joko Tingkir tercoreng.
Kekalahan atas Persijap menyempurnakan catatan minor Persela di babak 8 besar. Dari total 6 laga yang dijalani, Persela menelan dua kekalahan dan empat kali imbang.
Setelah laga pamungkas babak 8 besar melawan Persijap, tim kebanggaan masyarakat Lamongan itu langsung meliburkan seluruh pemain.
“Sekarang sudah libur,” kata Asisten Pelatih Persela, Ragil Sudirman, Kamis (20/2/2025).
Menurut Ragil, sebagian besar pemain juga sudah meninggalkan mess Persela untuk pulang ke daerah asalnya masing-masing, khususnya pemain lokal.
“Sebagian sudah pulang semua. Tinggal beberapa yang masih di sini,” tuturnya. [fak/beq]







1 Komentar
Kondisi menuju Liga 1 kembali terulang seperti pada edisi sebelumnya.
Tahun lalu pada waktu di bawah kepelatihan Djajang Nurjaman, Persela begitu superior di babak penyisihan tetapi di babak 8, seakan kalah mental menghadapi lawan2 nya dan akhirnya gagal menuju Liga 1.
Haruskan kedepan nya akan mengalami hal yg sama…????