Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya menargetkan kemenangan saat menjamu Bali United guna menjaga tren positif pertemuan kedua tim di kompetisi Liga 1 2025/2026. Pertandingan krusial ini menjadi ujian konsistensi bagi skuad asuhan Bernardo Tavares yang saat ini bercokol di posisi lima besar klasemen sementara.
Pada putaran pertama Agustus 2025 lalu, tim berjuluk Bajul Ijo sukses melumat Serdadu Tridatu dengan skor mencolok 5-2 di Stadion Gelora Bung Tomo. Hasil fantastis tersebut menjadi modal psikologis penting bagi para pemain Persebaya untuk kembali mengamankan tiga poin penuh di hadapan pendukung sendiri.
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, menyatakan harapannya untuk bisa mengulang kejayaan serupa pada pertandingan pekan ini. Namun, ia menyadari bahwa kondisi komposisi pemain saat ini mengalami banyak perubahan dibandingkan pertemuan sebelumnya akibat sejumlah kendala teknis.
“Tentu saja jika kami bisa mengulang hasil di putaran pertama, itu akan fantastis. Namun, kami tahu ini adalah sejarah yang berbeda,” ungkap Tavares pada Sabtu (7/2/2026).
Tavares mengakui tidak bisa menurunkan beberapa pilar utama yang tampil gemilang di putaran pertama akibat masalah cedera dan kebugaran. Meski demikian, pelatih asal Portugal tersebut menegaskan kesiapan timnya untuk tetap bertarung habis-habisan dengan materi pemain yang tersedia.
“Kami juga tidak bisa mengandalkan beberapa pemain yang bermain di putaran pertama. Tapi kami akan bermain dengan sebelas pemain,” tegas mantan pelatih PSM Makassar tersebut mengenai kesiapan skuadnya.
Rotasi pemain diprediksi akan menjadi kunci strategi Tavares untuk meredam kekuatan serangan balik cepat yang menjadi ciri khas Bali United. Ia berharap seluruh pemain, baik starter maupun cadangan, mampu memberikan dampak signifikan dan menjalankan skema dengan disiplin tinggi.
“Saya harap para pemain yang akan bermain, baik yang menjadi starter maupun yang datang dari bangku cadangan, bisa membuat perbedaan dan memberikan permainan yang bagus. Penting bagi kami untuk memahami momen yang dimiliki kedua tim saat ini,” imbuhnya.
Bali United datang ke Surabaya dengan motivasi bangkit setelah menelan hasil kurang memuaskan berupa satu kekalahan dan satu hasil imbang. Tavares mewaspadai determinasi skuad besutan Stefano Cugurra yang tetap berbahaya meski saat ini performanya tengah mengalami fluktuasi.
Persebaya sendiri mengantongi modal cukup baik meski gagal memaksimalkan keunggulan jumlah pemain saat ditahan imbang Dewa United pada laga sebelumnya. “Kami datang dengan hasil yang cukup bagus, meski bermain dengan satu pemain lebih banyak di kandang hasilnya tidak begitu bagus, tapi kami bermain melawan Dewa,” ujar Tavares.
Saat ini, Bajul Ijo menempati peringkat ke-5 klasemen sementara Liga 1 dengan perolehan 32 poin dari hasil perjuangan konsisten sepanjang musim. Sementara itu, Bali United masih tertahan di posisi ke-8 dengan koleksi 28 poin dan berupaya keras mencuri poin di Surabaya untuk merangkak ke papan atas.
Pertarungan taktikal antara Bernardo Tavares dan Stefano Cugurra diprediksi akan berjalan sengit sejak menit awal pertandingan dimulai. Dukungan penuh Bonek Mania di stadion diharapkan menjadi energi tambahan bagi Persebaya untuk menyegel kemenangan sekaligus mempertegas dominasi mereka atas Bali United. [way/beq]






