Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya resmi memasuki masa libur selama satu bulan setelah menyelesaikan kompetisi Liga 1 2023/2024 dengan melawan Persik Kediri. Pelatih Persebaya, Paul Munster, menginformasikan bahwa tim akan kembali berkumpul pada Juni 2024 mendatang.
Meski tengah libur, Munster tak henti-hentinya mempersiapkan program kepelatihan untuk musim 2024/2025. Ia telah berdiskusi dengan jajaran pelatih, terutama pelatih fisik, untuk menyusun program yang tepat.
“Tanggal pastinya belum kami tentukan, namun saya bersama jajaran pelatih sudah berbicara tentang program musim depan. Saya pikir kebugaran dan fisik sangat penting untuk ditingkatkan, dan saya sudah membicarakan hal ini dengan pelatih fisik,” ungkap Munster, Rabu (1/5/2024).
Munster juga memberikan instruksi khusus kepada para pemain yang masih terikat kontrak. Mereka diwajibkan untuk tetap menjaga kondisi fisik dengan mengikuti program latihan yang telah diberikan.
“Mereka (pemain) masih tetap harus melaporkan kondisi fisik mereka karena mereka mendapat menu program latihan dari pelatih bagi yang masih memiliki kontrak,” ujarnya.
Tujuan dari program ini adalah agar para pemain kembali dalam kondisi prima saat tim kembali berkumpul. Munster ingin menghindari proses latihan fisik dari awal dan fokus pada peningkatan performa.
“Karena ketika mereka kembali, mereka harus dalam kondisi yang baik dan tidak memulai dari bawah secara fisik. Kita harus memulai dari tengah,” imbuhnya.
Para pemain Persebaya mengetahui betul karakter Munster sebagai pelatih yang tegas. Jika program latihan tidak dijalankan dengan baik, mereka akan mendapatkan konsekuensi yang serius.
“Mereka mengenal saya. Jadi, mereka tahu jika mereka kembali dengan kondisi fisik yang buruk, mereka akan mendapat masalah besar dengan saya. Akan ada masalah besar. Kita harus siap dengan semua rencana yang akan dilakukan,” tutupnya. [way/beq]






