Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya menang telak 4-0 saat menjamu PSBS Biak. Pertandingan pekan ke-31 Super League 2025/2026 ini berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (2/5/2026) sore.
Sejak menit awal, Persebaya langsung menekan pertahanan PSBS Biak. Baru dua menit laga berjalan, Bajul Ijo sudah menciptakan peluang lewat skema sepak pojok yang memicu kemelut di depan gawang lawan. Namun, belum ada gol yang tercipta.
Tekanan berlanjut. Pada menit keenam, Milos Raickovic mencoba peruntungan melalui tembakan jarak jauh. Sepakan tersebut hanya melintas tipis di sisi gawang PSBS Biak yang dikawal dengan sigap oleh penjaga gawang mereka.
Persebaya kembali mengancam pada menit ke-12. Gali Freitas mendapatkan peluang emas dari jarak dekat, tetapi penyelesaian akhirnya berhasil digagalkan kiper PSBS Biak, Dimas Galih yang tampil disiplin di bawah mistar.
Upaya serangan juga datang dari Toni Firmansyah yang mencoba menembak dari luar kotak penalti. Namun, usaha tersebut kembali belum membuahkan hasil setelah kiper lawan mampu mengamankan bola.
PSBS Biak yang berjuluk Badai Pasifik tidak hanya bertahan. Pada menit ke-25, mereka sempat memberikan ancaman serius di depan gawang Persebaya. Beruntung, peluang tersebut tidak berujung gol setelah terjadi pelanggaran terhadap kiper Andhika Ramadhani.
Memasuki menit ke-30, pertandingan berlangsung semakin intens. Kedua tim saling berbalas serangan, namun sama-sama kesulitan menembus rapatnya lini pertahanan lawan yang tampil disiplin.
Satu menit kemudian, Andhika Ramadhani kembali menunjukkan kualitasnya di bawah mistar. Ia berhasil menggagalkan peluang berbahaya PSBS Biak dan menjaga gawang Persebaya tetap aman.
Pada menit ke-35, dominasi Persebaya mulai menemui hambatan. Serangan yang dibangun dari lini tengah kerap terhenti sebelum masuk ke area pertahanan lawan akibat solidnya blok PSBS Biak.
Menjelang akhir babak pertama, Milos Raickovic kembali mendapatkan peluang emas. Namun, sepakan yang dilepaskan kembali berhasil dimentahkan oleh penjaga gawang lawan.
Tambahan waktu tiga menit di penghujung babak pertama menghadirkan jual beli serangan. Meski intensitas meningkat, tidak ada gol yang tercipta hingga wasit meniup peluit turun minum. Skor tetap imbang 0-0.
Memasuki babak kedua, pertandingan berubah cepat. Bruno Moreira yang baru masuk ke lapangan, hampir membuka keunggulan pada menit ke-48, namun tembakannya masih mampu ditepis kiper lawan.
Persebaya akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-54. Milos Raickovic mencetak gol pembuka melalui tembakan keras dari luar kotak penalti yang tidak mampu dijangkau kiper PSBS Biak.
Gol tersebut menjadi momentum kebangkitan Persebaya. Pada menit ke-59, Raickovic kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan umpan dari sisi sayap. Skor berubah menjadi 2-0.
PSBS Biak yang berjuluk Badai Pasifik semakin tertekan. Upaya mereka untuk mengejar ketertinggalan justru semakin sulit setelah Persebaya terus menekan melalui permainan cepat dari lini tengah.
Gol ketiga datang pada menit ke-76 melalui Rivera yang berhasil memanfaatkan umpan terobosan dari Bruno Moreira. Aksi tersebut membuat pertahanan PSBS Biak kembali tak berdaya.
Rivera kemudian memastikan kemenangan Persebaya lewat gol keduanya pada menit ke-82 setelah menerima umpan matang dari Bruno Moreira.
Skor berubah menjadi 4-0 dan bertahan hingga laga usai. (faw/ted)






