Malang (beritajatim.com) – Aremania Utas wadah resmi suporter Singo Edan akan menggelar musyawarah nasional untuk menentukan 7 presidium sekaligus 1 koordinator presidium. Munas akan digelar di Hotel Selecta, Kota Batu pada Sabtu (20/6/2026) hingga Minggu (21/6/2026).
Salah satu calon presidium Aremania Utas datang dari Aremania Korwil Kopasussex (Korwil Pakisaji dan sekitarnya) Yudis Fianta (34). Dia dianggap sebagai representasi Aremania dari wilayah Malang Selatan karena mayoritas calon presidium berasal dari Kota Malang.
“Saya ingin memberikan wadah bagi korwil-korwil supaya kita bisa lebih guyub dan lebih rukun terutama di Kabupaten Malang. Karena selama ini, belum ada agenda rutin bulanan untuk saling bertemu antar korwil di kabupaten. Poinnya adalah guyub,” kata Yudis, Kamis (18/6/2026).
Yudis mengaku mendapat dukungan dari beberapa korwil untuk maju sebagai calon presidium. Selain mendapat dukungan dari Kopasussex, dia juga mendapat dukungan dari Aremania Lumajang, Aremania Bali, Blues dari Jalur Gaza Pasuruan, dan Aremania Lesanpuro, Kota Malang.
Yudis mengaku banyak berdiskusi dengan beberapa Aremania dari lintas korwil termasuk yang berada di luar Malang Raya. Dia yang berasal dari Kabupaten Malang ingin menjadi jembatan aspirasi Aremania untuk bisa menyampaikan kritik dan saran pada manajemen Arema FC lewat presidium.
“Saya ingin lebih mendengar suara dari korwil supaya manajemen lebih memperhatikan. Mungkin harus ada income (pemasukan) yang masuk dari manajemen ke korwil, contohnya melalui penjualan tiket. Karena sekarang kita sudah dinaungi organisasi, mungkin jalurnya bisa lebih mudah. Dari korwil ke organisasi, lalu menyampaikannya ke manajemen,” ujar Yudis.
Pengusaha cengkeh itu juga mengaku cukup perhatian dengan komunitas atau Aremania yang berada di luar Malang Raya. Dia menyebut militansi Aremania di luar daerah terutama di perbatasan cukup tinggi.
Untuk itu dia ingin membangun nuansa kekeluargaan agar sesama Aremania baik di Malang Raya maupun di luar kota terjalin persaudaraan yang erat.
“Saya ingin mempererat hubungan antara Aremania luar kota dan Aremania yang ada di Malang Raya. Jangan ada sekatlah antara yang dari luar kota dengan yang di Malang Raya, karena kita sama-sama mendukung Arema,” kata Yudis.
Yudis juga ingin membawa kembali marwah Aremania sebagai pelopor suporter kreatif di tanah air. Sebagai salah satu suporter senior dia ingin meninggalkan warisan pada generasi baru bahwa Aremania itu suporter yang kreatif dan cinta damai.
“Kita sebagai senior-senior harus bersikap lebih baik demi regenerasi ke depan agar bisa lebih baik lagi. Tentu kami akan total dalam mendukung Arema agar terus berprestasi,” ujar Yudis.
Sejauh ini sudah ada 10 kandidat calon presidium. Selain Yudis, ada nama Ali Rifki mantan manajer Arema FC yang kini masih menjabat sebagai koordinator Presidium Aremania Utas. Lalu, ada Arya Teguh, Septian Eka, Rida Hartatik, Teddy Krisna, Soni Taufik, Prayogi Setiawan, Achmad Ardiansyah, dan Ibrahim Riqi. [luc/suf]






