Surabaya (beritajatim.com) – Satu pelajar asal Surabaya berinisial GA tewas usai dibacok oleh orang tak dikenal (OTK) saat perayaan malam puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Persebaya ke 99, Kamis (18/6/2026) dini hari.
Dari informasi yang dihimpun, GA tewas usai mengalami luka sabet senjata tajam saat melerai dan menyelamatkan oknum suporter yang dikeroyok.
Korban yang masih duduk di bangku kelas 2 Sekolah Menengah Atas (SMA) itu sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Universitas Surabaya (Ubaya) selama beberapa jam sebelum akhirnya berpulang.
Sonya Cantika kakak korban menjelaskan, GA pergi bersama D yang juga masih saudara kandung untuk mengikuti perayaan malam puncak HUT Persebaya ke 99 di Gelora 10 Nopember Tambaksari. Ketika sampai di Jalan Sumatera, muncul gesekan antar oknum suporter. GA tanpa aba-aba langsung berusaha menyelamatkan korban pengeroyokan. Namun naas, ia malah kena bacok oleh senjata tajam.
“Ada yang bikin kisruh. Lalu adik saya ini mau membela. Dia ga ikit kisruh. Mau melerai. Namun malah dia yang kena sasaran,” kata Sonya.
Dalam kondisi terluka, korban dibawa ke RS Ubaya. Namun, nyawa GA tidak tertolong setelah menjalani perawatan. “Keluarga lantas melapor ke polisi dan jenazah adik saya divisum di RS Bhayangkara,” jelasnya.
Selain GA, rekan korban berinisial B juga kena sabet senjata tajam. Saat ini kondisi B sedang mendapatkan perawatan di rumah sakit. “Saya berharap semoga polisi segera menemukan pelakunya,” pungkasnya.
Kasi Humas Polrestabes Surabaya Kompol Hadi Ismanto mengatakan pihaknya nya masih menelusuri peristiwa tersebut. Pihak kepolisian juga sudah menelusuri berbagai rekaman CCTV di sekitar lokasi.
“Masih penyelidikan,” tegasnya. (ang/ted)






