Mojokerto (beritajatim.com) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto terus memperkuat sinergi dengan Polres Mojokerto guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di lingkungan Lapas. Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui koordinasi rutin, patroli bersama, hingga langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Penguatan pengamanan ini menjadi bagian dari komitmen bersama kedua institusi dalam memastikan situasi Lapas Kelas IIB Mojokerto tetap aman, tertib, dan kondusif. Sinergitas lintas sektor tersebut juga diharapkan mampu menekan potensi pelanggaran serta mencegah gangguan kamtibmas sejak dini.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Mojokerto, Rudi Kristiawan menegaskan bahwa kerja sama dengan aparat kepolisian merupakan kebutuhan strategis dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan. Menurutnya, pengamanan lapas tidak dapat berjalan optimal tanpa dukungan dari aparat penegak hukum lainnya.
“Kami sangat mengapresiasi dukungan Polres Mojokerto. Sinergi ini adalah kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan lapas, sehingga seluruh program pembinaan dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” ungkapnya, Senin (2/2/2026).
Ia menambahkan, penguatan pengamanan tersebut juga sejalan dengan pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), terutama dalam aspek penguatan keamanan, pencegahan gangguan kamtibmas, serta peningkatan koordinasi antar aparat penegak hukum.
Melalui implementasi program tersebut, Lapas Kelas IIB Mojokerto berkomitmen meningkatkan kewaspadaan, profesionalisme petugas, serta sistem pengamanan berbasis pencegahan. Langkah ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, humanis, dan berintegritas.
Ke depan, Lapas Kelas IIB Mojokerto memastikan sinergi lintas sektor akan terus diperkuat sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dan Kemenimipas. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen mewujudkan kondisi lapas yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga binaan maupun petugas. [tin/aje]






