Blitar (beritajatim.com) – Sebanyak 31 calon jemaah haji asal Kabupaten Blitar yang tergabung dalam kelompok cadangan ke-5 akan berangkat ke tanah suci pada Kamis (22/06/23). Puluhan calon jemaah haji itu akan tergabung dalam kloter terakhir pemberangkatan haji asal Indonesia.
Nantinya, para calon jemaah haji kloter terakhir itu akan langsung menuju Makkah untuk melakukan ibadah haji Ifrad (melakukan ibadah haji terlebih dahulu baru melaksanakan ibadah umroh). Kloter terakhir ini juga terhindar dari pembayaran Dam.
Dam sendiri merupakan sanksi atau denda yang harus dibayar saat seseorang menunaikan ibadah haji oleh karena beberapa sebab.
“Jadi, kami ada 31 jemaah yang fix untuk berangkat pada hari Kamis kami insyallah masuk asrama masuk jam 2 siang,” kata Staf Pemberangkatan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Blitar, Khayatul Mahki, Rabu (21/06/23).
Kepastian pemberangkatan 31 calon jemaah haji asal Kabupaten Blitar ke tanah suci ini diperoleh Kemenag Blitar pada hari Jumat (16/06/23) lalu. Kemenag Blitar menyebut saat ini seluruh calon jemaah haji yang hendak berangkat sebagai kloter terakhir ini, sudah melakukan pelunasan uang keberangkatan.
BACA JUGA: Kisah ‘Kaji Nunut’ Asal Jombang, Naik Haji Bawa Uang Rp 54 Ribu
Persiapan keberangkatan ke tanah suci pun telah 100 persen. Sejumlah dokumen serta perlengkapan haji telah diurus oleh Kementrian Agama Kabupaten Blitar.
Para calon jemaah haji yang tergabung dalam kloter terakhir ini juga telah menerima pelatihan manasik haji dari Kementerian Agama Kabupaten Blitar.
“Jadi mungkin sedikit berbeda dengan jemaah yang lain nanti untuk jemaah yang berangkat akhir ini mengerjakan haji dengan cara Ifrad, yaitu Haji dulu baru umroh jadi tidak membayar Dam,” imbuhnya.
Kondisi kesehatan 31 calon jemaah haji asal Kabupaten Blitar yang akan berangkat pada Kamis (22/06/23) ini juga dalam keadaan sehat. Dalam kloter terakhir ini mayoritas calon jemaah haji masih berusia muda dan hanya ada satu lansia.
Kemenag Kabupaten Blitar pun juga memberikan pembekalan dan tips untuk menjaga kondisi kesehatan kepada para jemaah. Hal ini dilakukan lantaran para jemaah kloter terakhir ini akan langsung melakukan ibadah haji di tanah suci.
BACA JUGA: Mutasi Pemprov Jatim Bergerak, Aries Kadis Pendidikan dan Ali Kadispora
Hal itu pun membuat para calon jemaah haji asal Kabupaten Blitar hanya memiliki waktu sedikit untuk beradaptasi.
“Persiapan sudah 100% tinggal menunggu hari keberangkatan saja persiapannya 4 hari. Jadi di kloter terakhir ini kami memberangkatkan dari jemaah cadangan lansia nya hanya satu,” terangnya.
Pada tahun 2023, Kementerian Agama kabupaten Blitar telah memberangkatkan 4 kloter calon jemaah haji. Sebanyak 766 calon jemaah haji yang tergabung dalam kloter 12 dan 13, saat ini tengah berada di Mekah untuk persiapan melaksanakan ibadah Wukuf.
Sementara itu, untuk 25 orang yang tergabung dalam kloter 84 saat ini juga telah berada di Arab Saudi. Kini, ada kloter yang terakhir yang juga akan segera diberangkatkan untuk menyusul ratusan calon jemaah kabupaten Blitar.
Kementerian Agama kabupaten Blitar pun mengungkapkan bahwa kondisi ratusan calon jemaah haji asal kabupaten Blitar dalam keadaan sehat. Meski mayoritas calon jemaah haji telah berusia lanjut, namun kondisi kesehatannya masih cukup baik.
“Alhamdulillah secara keseluruhan kondisi calon jemaah yang ada di sana dalam keadaan sehat dan siap untuk melaksanakan puncak ibadah haji,” tandasnya. (Owi/nap)






