Blitar (beritajatim.com) – Jelang kepulangan ke Tanah Air, jumlah jemaah haji Kota Blitar yang meninggal dunia bertambah jadi 3 orang. Data terkini, satu jemaah haji Kloter 8 Kota Blitar meninggal di Mekkah.
Seorang jemaah haji atas nama Murisini Astro Sentono (87) meninggal dunia di rumah sakit King Faishal Mekkah, Selasa (4/7/2023). Jemaah haji asal Kota Blitar itu meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit selama beberapa hari akibat penyakit jantung yang dideritanya.
“Innalilahi telah meninggal dunia ibu Hj Mursini Astro Sentono di RS King Faishal Mekkah pada Selasa,” ucap Kepala Kementerian Agama Kota Blitar, Afandi, Selasa (4/7/2023).
Saat ini jemaah haji yang meninggal dunia tersebut masih berada di RS King Faishal Mekkah. Rencananya jemaah tersebut akan dimakamkan di pemakaman Soraya Mekkah, Arab Saudi.
Kementerian Agama Kota Blitar sendiri telah berkoordinasi dengan pihak keluarga yang ada di tanah air. Pihaknya pun telah menjelaskan penyebab kematian jemaah haji perempuan yang berusia 87 tahun tersebut.
“Saat ini masih di RS rencananya akan dimakamkan di Mekkah sana,” ucapnya.
Baca Juga:
Jemaah Haji Blitar Kategori Risti Diminta Banyak Istirahat
Dengan meninggalnya jemaah haji perempuan itu, total pada musim haji kali ini sudah ada 2 jemaah haji asal Kota Blitar yang wafat di Arab Saudi.
Sebelumnya pada Kamis (15/6/2023) seorang jemaah perempuan atas nama Hindi Munawaroh (66) juga meninggal dunia di Arab Saudi lantaran serangan jantung. Perempuan asal Kecamatan Sananwetan Kota Blitar itu ditemukan pingsan di hotel tempatnya menginap.
Meski sempat menerima perawatan di RS King Faishal Mekkah, namun jemaah haji perempuan itu tidak terselamatkan. Hindi Munawaroh pun dimakamkan di Pemakaman Soraya, Mekkah pada Jumat (16/6/2023).
“Iya total sekarang ada 2 yang telah wafat,” pungkasnya.
Selain di Kota, ada pula satu jemaah haji asal Kabupaten Blitar yang meninggal dunia di Arab Saudi. Jemaah yang meninggal dunia tersebut adalah Achmad Laiq (88) warga Desa Kauman Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar.
Baca Juga:
Cuaca Panas di Madinah, 40 Jemaah Haji Blitar Batuk dan Flu
Korlap Penyelenggaraan Haji Kabupaten Blitar, Khayatul Mahki mengatakan, Achmad Laiq dirawat di rumah sakit selama beberapa hari karena penyakit jantung yang dideritanya. Padahal jemaah haji tersebut satu hari lagi akan pulang ke Indonesia.
“Beliau meninggal dunia hari ini pukul 4 waktu Arab Saudi setelah dirawat beberapa hari karena sakit jantung,” ucap Mahki.
Achmad Laiq pun akan dimakamkan di pemakaman Soraya, Mekkah. Pihak keluarga juga telah diberitahu Kementrian Agama Kabupaten Blitar.
Dijadwalkan kloter 12 dan 13 Kabupaten Blitar akan pulang ke tanah air pada Senin (3/7/2023). Jemaah asal Kabupaten Blitar dijadwalkan landing di Bandara Juanda pukul 10.00 WIB.
“Padahal Senin sudah jadwal pulang namun takdir berkehendak lain,” ucapnya. [owi/beq]






