Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Hujan Campur Angin, Sejumlah Bangunan dan Pohon di Lamongan Ambruk

Kondisi di Lamongan yang dilanda hujan bercampur angin.

Lamongan (beritajatim.com) – Akibat hujan deras bercampur angin, sejumlah pohon di Kabupaten Lamongan bertumbangan. Bahkan belasan rumah warga terlihat rusak dan banyak yang atapnya beterbangan disapu angin.

Diketahui, salah satu desa yang dilanda hujan deras disertai angin tersebut adalah Desa Wonorejo, Kecamatan Sambeng. Selain rumah, di desa tersebut juga terdapat bedeng untuk pembangunan gedung MI, dua kandang sapi, dan satu warung yang atapnya turut beterbangan dan rusak.

“Kejadiannya berbarengan dengan hujan angin, dan cepat sekali. Kalau yang atap rumah itu banyak mas, baik yang atap genting maupun asbes,” ujar Karsimin, salah seorang warga Desa Wonorejo kepada wartawan, Sabtu (19/3/2022).

Karsimin menambahkan, sejumlah pohon di Desa Wonorejo juga tumbang hingga mengganggu aktivitas warga sekitar yang melintasi jalan penghubung antar desa, tepatnya jalan dari arah Dusun Pojok, Desa Wonorejo menuju Desa Daliwangun. “Pohon roboh mengganggu aktivitas warga, dari arah Daliwangun menuju Pojok, maupun arah sebaliknya,” terangnya.

Sementara itu, Camat Sambeng, Eko Tri Prasetyo menyampaikan, bahwa akibat kejadian ini kerugian yang harus ditanggung mencapai Rp 30 juta. “Saat ini situasi sudah aman terkendali. Namun kami masih menginventarisir kerusakan akibat hujan angin ini,” katanya saat dikonfirmasi.

Selain Kecamatan Sambeng, hujan bercampur angin kencang juga melanda Kecamatan Babat dan sekitaran kawasan Stadion Surajaya Lamongan Kecamatan Deket.

Di dua lokasi tersebut, pohon-pohon turut bertumbangan hingga menyebabkan jalan raya setempat mengalami kemacetan yang cukup panjang.

“Inggih. (Pohon tumbang) di sekitar depan Kantor Pos Babat dan sudah ditangani, arus lalu lintas juga sudah lancar kembali,” terang Camat Babat Johny Indrianto Firmansyah saat dihubungi wartawan.[riq/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar