Ringkasan Berita:
- Hujan deras sejak Selasa dini hari menyebabkan banjir di kawasan Medokan Ayu Surabaya.
- Genangan air masuk ke rumah warga dan mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.
- Warga dikejutkan kemunculan biawak sepanjang sekitar satu meter di tengah banjir.
- Sejumlah anak memanfaatkan genangan sebagai tempat bermain dan berenang saat libur sekolah.
Surabaya (beritajatim.com) – Hujan deras yang mengguyur Kota Surabaya sejak Selasa dini hari (23/6/2026) menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Surabaya Timur. Salah satu kawasan yang terdampak cukup parah adalah Kelurahan Medokan Ayu. Genangan air yang masuk hingga ke dalam rumah membuat aktivitas warga lumpuh dan mengganggu perekonomian masyarakat setempat.
Sejumlah akses jalan lingkungan terendam sehingga menyulitkan mobilitas warga. Kondisi tersebut memaksa sebagian warga menghentikan aktivitas sehari-hari karena rumah dan jalan di sekitar permukiman masih digenangi air.
Di tengah situasi banjir yang belum surut, warga dikejutkan dengan kemunculan seekor biawak berukuran sekitar satu meter yang berkeliaran di tengah genangan. Kemunculan reptil tersebut memicu kekhawatiran karena air banjir yang keruh membuat keberadaannya sulit terdeteksi.
Nawawi, salah satu warga setempat, mengaku cemas dengan keberadaan biawak tersebut. Menurutnya, kondisi banjir membuat pandangan warga terbatas sehingga berpotensi membahayakan keselamatan, terutama bagi anak-anak yang beraktivitas di sekitar genangan.
“Kami khawatir biawak ini akan menggigit warga. Karena saat banjir seperti ini, pandangan terbatas, sulit membedakan mana air dan mana biawak,” ujar Nawawi.
Meski banjir membawa kesulitan bagi sebagian warga, suasana berbeda terlihat dari kalangan anak-anak di lingkungan tersebut. Genangan air justru dimanfaatkan sebagai sarana bermain selama masa libur sekolah.
Sejumlah anak tampak berenang dan bermain bersama teman-temannya di tengah banjir yang merendam kawasan permukiman. Mereka menikmati genangan tersebut layaknya kolam renang gratis di lingkungan tempat tinggalnya.
“Enak bisa berenang sama teman-teman,” ungkap Ardiaz, seorang anak di RT 6 RW 12 Kelurahan Medokan Ayu.
Hingga Selasa siang, genangan air masih menutupi sejumlah titik di Kelurahan Medokan Ayu. Warga berharap cuaca segera membaik dan intensitas hujan berkurang agar air cepat surut sehingga aktivitas sehari-hari dapat kembali berjalan normal tanpa dihantui kekhawatiran akibat banjir maupun kemunculan biawak di sekitar permukiman. [rea/beq]






