Ringkasan Berita:
- Pemkab Ponorogo mulai menyiapkan lokasi untuk nonton bareng Piala Dunia 2026.
- Langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Komdigi dan Kemendagri.
- Alun-alun Ponorogo, Kantor Diskominfo, dan DPRD diusulkan menjadi lokasi nobar.
- Jadwal pelaksanaan masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat.
Ponorogo (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mulai menyiapkan sejumlah lokasi untuk menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026. Rencana tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan pemerintah pusat agar pemerintah daerah ikut menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat dalam menyaksikan pesta sepak bola terbesar di dunia.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfo) Ponorogo, Sapto Djatmiko, mengatakan hingga saat ini pemerintah daerah masih menunggu petunjuk teknis dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, arahan penyelenggaraan nobar berasal dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang meminta pemerintah daerah mengajak masyarakat menyaksikan pertandingan Piala Dunia secara bersama-sama.
“Sesuai arahan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), pemerintah kabupaten diminta mengajak masyarakat untuk menggelar nonton bareng Piala Dunia,” ungkap Sapto, Selasa (23/6/2026).
Meski konsep kegiatan sudah mulai disiapkan, Pemkab Ponorogo masih belum menentukan pertandingan mana yang akan ditayangkan dalam acara nobar tersebut. Opsi yang dipertimbangkan meliputi babak perempat final, semifinal, hingga partai final Piala Dunia 2026.
Sapto menjelaskan, Diskominfo bersama jajaran pemerintah daerah telah mengusulkan sejumlah lokasi strategis yang dinilai mampu menampung banyak penonton dan memiliki fasilitas pendukung yang memadai.
“Sejumlah titik telah kami usulkan untuk pelaksanaan nobar, di antaranya Alun-alun Ponorogo, Kantor Diskominfo dan Statistik, maupun di DPRD yang memiliki videotron,” katanya.
Keberadaan videotron menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pemilihan lokasi karena dapat memberikan pengalaman menonton yang lebih nyaman bagi masyarakat.
Namun demikian, jadwal pelaksanaan nobar masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat. Pemkab Ponorogo akan menyesuaikan pelaksanaan kegiatan dengan arahan lanjutan dari Komdigi dan Kemendagri.
“Untuk kapan digelar, kami masih menunggu petunjuk lebih lanjut. Apakah mulai babak perempat final, semifinal atau hanya saat final,” jelas Sapto.
Berdasarkan jadwal Piala Dunia 2026, babak perempat final akan berlangsung pada 9 hingga 11 Juli 2026. Selanjutnya semifinal dijadwalkan pada 15 dan 16 Juli 2026. Sementara pertandingan perebutan tempat ketiga akan digelar pada 19 Juli, dan partai final berlangsung pada 20 Juli 2026.
Melalui kegiatan nobar tersebut, Pemkab Ponorogo berharap masyarakat dapat menikmati suasana Piala Dunia secara bersama-sama sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga. Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan ini juga diharapkan menghadirkan atmosfer meriah selama gelaran Piala Dunia 2026 berlangsung. [end/beq]






