Sumenep (beritajatim.com) – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo mengunjungi Desa Moncek Tengah, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep pada Minggu (13/08/2023). Kedatangan Bupati untuk bertemu langsung dengan warga, sekaligus mengetahui kondisi terkini di lokasi bunyi ketukan disertai getaran dari dalam tanah.
Di Desa Moncek Tengah, Bupati menyusuri lokasi sumber bunyi misterius itu, didampingi Sekretaris Desa Moncek Tengah, M. Roziqi dan aparat kepolisian. Sambil menyusuri jalan di sekitar lokasi, Bupati pun menyapa dan berkomunikasi langsung dengan warga.
“Ada keretakan gak akibat bunyi dan getaran itu?” tanya Bupati sambil berhenti di salah satu toko, di lokasi sumber bunyi. Sekdes dan warga menjawab tidak ada dampak keretakan akibat bunyi dan getaran itu.
Baca Juga: Fenomena Alam Bunyi dan Getaran di Dalam Tanah Bupati Sumenep Minta Warga Tetap Tenang
Bupati juga menanyakan tentang jalur air yang bersumber dari sumur bor di sekitar lokasi. Hal itu untuk mengetahui, apakah benar suara itu bersumber dari pipa paralon air sumur bor yang bocor, seperti rekaman pesan suara seorang pria yang ramai beredar di percakapan whatsApp grup
Ternyata berdasarkan keterangan warga, memang ada saluran pipa air yang berada di lokasi. Namun, bunyi tersebut dipastikan bukan berasal dari saluran pipa sumur bor yang bocor. Alasannya, saat mesin bor dimatikan, suara ketukan hingga getaran dari dalam tanah itu masih ada.
“Kami sudah coba beberapa kali, pak Bupati. Mesin dimatikan, suara itu tetap ada. Bahkan kami coba hidup dan matikan mesin setiap 15 menit, tapi suara ketukan itu tetap terdengar. Bahkan semakin kencang,” ungkap Sekdes.

Pada Sabtu (12/08/2023) jam 09.45 – 10.30 WIB, Di Dusun Tengah RT.07/RW.02 Desa Moncek Tengah, Kecamatan Lenteng, terjadi fenomena alam berupa ketukan dan getaran dari dalam tanah. Suara ketukan itu terdengar seperti orang sedang menggali sumur. Belum diketahui jelas, bunyi apa itu. Namun bunyi ketukan dan getaran itu bisa dirasakan di lima rumah, yakni rumah Pak Jakfar, rumah Pak Jazuli, rumah Pak H. Badrun, rumah Pak Ramli, dan rumah Bu Naim.
“Saya berharap masyarakat Desa Moncek Tengah tetap tenang. Ini tim geologi dari ITN sudah disini. Kita sama-sama menunggu hasil penelitian tim geologi ini, untuk mengungkap penyebab fenomena alam berupa bunyi dan getaran ini,” ucap Bupati. (tem/ted)
[berita-terkait number=”3″ tag=”sumenep”]






