Banyuwangi (beritajatim.com) – Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri, Perhutani KPH Banyuwangi Barat menyalurkan bingkisan kepada para mitra perhutani. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (26/3/2025) dan turut dihadiri oleh Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, yang berinteraksi langsung dengan para penerima bantuan.
Pembagian bingkisan dilaksanakan di Dusun Telemung, Desa Telemungsari, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. Dusun yang terletak di pinggir rimba pinus dan damar Perhutani KPH Banyuwangi Barat ini berada di lereng Gunung Ijen dan merupakan tempat tinggal bagi para pekerja hutan. Sebagian besar warganya adalah mitra perhutani yang bekerja sebagai penyadap getah pinus, penebang kayu, serta pekerja di Tempat Penimbunan Getah (TPG) Telemung. Akses menuju lokasi ini membutuhkan waktu sekitar 45 menit dari pusat kota.
Setibanya di lokasi, Mujiono secara simbolis menyerahkan bantuan paket sembako kepada mitra perhutani yang bekerja di wilayah tersebut.
“Terima kasih kepada Perhutani yang mendukung program-program penanganan kemiskinan di Banyuwangi. Termasuk pemberian sembako kepada pekerja kebun di sini,” ujar Mujiono.
Dalam kesempatan tersebut, Mujiono juga mengajak warga untuk terus menjaga kelestarian hutan.
“Penghasilan kita salah satunya juga dari hutan. Kalau hutannya rusak, perekonomian juga terdampak. Maka, ayo semua sama-sama menjaga hutan,” ajaknya.
Sementara itu, Plh. Administratur KPH Banyuwangi Barat, Nuradin Eko Saputra, menjelaskan bahwa total ada 2.106 paket sembako yang disalurkan di wilayah kerja KPH Banyuwangi Barat.
“Bantuan ini untuk para mitra kami, mulai dari penyadap pinus, penebang kayu, hingga pekerja di Tempat Penimbunan Getah (TPG),” jelasnya.
Pembagian bantuan dilakukan di lima titik wilayah kerja KPH Banyuwangi Barat, termasuk KPH Licin, Kalibaru, Setail, dan Rogojampi. Selain itu, penyaluran juga dilakukan di KPH Banyuwangi Utara dan Selatan, sehingga total bantuan yang disalurkan di seluruh Banyuwangi mencapai 3.000 paket. [alr/beq]






