Pamekasan (beritajatim.com) – Perempuan berinisial HRY (42) asal Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjen Kidul, Kabupaten Blitar, ditemukan meninggal dunia di salah satu kamar kos di Desa Buddagan, Pademawu, Pamekasan, Selasa (28/5/2024) malam.
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 18:00 WIB, berawal saat Heru (suami HRY) menghubungi dan meminta tolong temannya, Asy’ari Candra untuk mendatangi istrinya di kos milik Remiati, terlebih HRY tidak merespon sejak pagi saat dihubungi via seluler.
Saat mendatangi area kos, kondisi pintu gerbang kos dalam keadaan tertutup dan tidak terkunci. Selanjutnya Candra menuju kamar kos yang ditempati HRY, di mana kondisi pintu kamar dalam keadaan tidak terkunci dengan lampu menyala.
“Saat hendak masuk kamar kos, saksi (Candra) menghubungi Heru dengan cara video call. Sesampainya di dalam kamar kos, saksi melihat HRY dalam kondisi telentang, posisi tangan ke atas dan sudah tidak bernyawa,” kata Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto, Rabu (29/5/2024).
Mengetahui kondisi itu, saksi selanjutnya menghubungi pemilik kos dan seorang saksi lainnya, Rehlatun Sholehah untuk menutup jenazah HRY dengan selimut.
Mendapat informasi itu, Kapolsek Pademawu, Iptu D Riawanto beserta anggota mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Disusul Unit Identifikasi Polres Pamekasan, dan langsung melaksanakan identifikasi. “Hasil pemeriksaan luar tubuh korban tidak ada bekas penganiayaan, dan seluruh tubuh korban (HRY) dalam kondisi membiru,” ungkapnya.
Namun pihak keluarga tidak mengizinkan otopsi terhadap jenazah HRY dan meminta untuk langsung dibawa ke rumah duka di Blitar. “Barang bukti yang diamankan berupa obat-obatan, serta beberapa barang berharga juga dibawa oleh pengantar jenazah ke rumah duka di Blitar,” pungkasnya. [pin/aje]






