Surabaya (beritajatim.com) – Perbasi (Persatuan Bola Basket Indonesia) Jatim bakal menggelar TC (training camp) ke Manila, Filipina, tanpa anggaran Puslatda dari KONI Jatim. Anggaran tidak jadi permasalahan besar bagi tim basket.
Meski tak akan dibiayai KONI Jatim, tim basket putra dan putri Puslatda Jatim tetap akan berangkat TC ke Manila antara Juni atau Juli 2023 mendatang.
Ketua Umum Pengprov Perbasi Jawa Timur Grace Evi Ekawati menjelaskan TC itu bukan hanya untuk tim 5×5 tetapi juga untuk 3×3 baik putra dan putri. Meskipun rencana ini bergulir di tengah sedikitnya anggaran dari Pemprov kepada KONI Jatim, Evi yakin TC tetap bisa berjalan sesuai agenda.
“Memang tidak dipungkuri butuh dukungan KONI apalagi targetnya empat emas. Kami mengerti kondisi tetapi karena kita ingin memberikan yang terbaik untuk Jatim, saya akan berusaha,” ucap Evi, Sabtu (25/3/2023).
Baca Juga:
Perkuat Mental Atlet Puslatda, KONI Jatim Gandeng Lembaga Psikologi
Evi mengatakan, dipilihnya Filipina lantaran merupakan salah satu negara kiblat basket di Asia Tenggara. Para atlet bisa menimba ilmu di Manila yang dikenal memiliki kualitas materi basket yang bagus dan cukup sukses di Asia.
“Karena kiblatnya di Manila, kita harus banyak belajar. Kita usahakan juga di sana akan ada sparing partner,” lanjutnya.
Sebelumnya anggaran yang minim membuat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Timur melakukan penyesuaian Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Jatim 100/V proyeksi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumatera Utara.
Baca Juga:
Harapan Tinggi KONI Jatim pada Cabor Angkat Besi
Direktur Badan Pelaksana (Bapel) Puslatda KONI Jatim, Irmantara Subagjo menyamnpaikan minimnya anggaran yang harus dibagi rata untuk pembinaan semua cabang olahraga yang harus bersiap untuk menjalani Pra PON.
Hal ini akan berdampak kepada uang pembinaan atlet, penyediaan sarana prasarana, hingga program latihan seperti try out ke luar negeri atau mendatangkan pelatih asing yang kemungkinan tidak bisa direalisasikan.
“Untuk kali ini tidak ada training camp luar negeri dan mungkin juga bantuan untuk pelatih asing, ” ucap pria yang akrab disapa Ibag ini. [way/beq]






