Mojokerto (beritajatim.com) – Sejak pemerintah mengalihkan siaran TV analog ke digital, sejumlah pedagang memanfaatkan untuk berjualan Set Top Box (STB). Meski TV analog di wilayah Jawa Timur-1 dimatikan sejak hari Selasa (20/12/2022), penjualan STP masih menjanjikan.
Salah satu stand penjualan STP di pinggir Jalan Jalan Jayanegara, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto misalnya. Sejak, Rabu (21/12/2022) lalu, sudah 2.000 STP terjual. Ada sembilan merk yang dijual dengan harga mulai dari Rp 250 ribu sampai dengan Rp 350 ribu.
“Kita ambil langsung dari pabrik. Di Mojokerto sini, saya sama teman buka stand di pinggir jalan sejak Rabu kemarin. Ada dua, satu di sini, satu lagi di Jalan Pahlawan (Kota Mojokerto). Iya penjualan terus meningkat setiap hari,” ungkap Edz Gozali (47), Sabtu (24/12/2022).
Dari dua stand tersebut, lanjut warga Jakarta ini, sudah terjual 2.000 STB. Menurutnya, penjualan STB di Mojokerto lebih menjanjikan dibanding di Jakarta, tempat asalnya. Ini lantaran ia menilai di Jakarta barang masih bisa dijangkau dibanding di Mojokerto.
“Iya sama teman keliling. Sebelumnya kan Jakarta dulu TV analog dimatikan kemudian Jawa Timur. Banyak di Mojokerto penjualannya, karena jangkauannya. Karena Jakarta kan lebih dekat daripada Mojokerto pabriknya. Ini ambil langsung dari pabrik,” katanya.
Harga STB diakui naik dibanding sebelum TV analog dimatikan. Sebelumnya harga STB masih Rp150 ribu, namun saat ini mulai Rp250 ribu sampai dengan Rp350 ribu tergantung merk. Edz menjelaskan, jika kegunaannya sama, hanya terletak di merk.
Sementara itu, salah satu pembeli STB, Sihabbudin (40) mengatakan, jika ia dan keluarganya jarang nonton TV. Sehingga meski pemerintah sudah menginformasikan sebelumnya, namun ia belum membeli STB lantaran dinilai tidak terlalu membutuhkan.
[berita-terkait number=”4″ tag=”stb”]
“Jarang nonton TV, paling di HP. Yang nonton TV biasanya anak saya. Setelah TV analog dimatikan, kok sepi tidak ada suara TV. Kasihan anak juga, ya akhirnya beli. Ini tadi kebetulan ke Mojokerto jadi beli di sini, pas lewat,” tambah warga Mojosari, Kabupaten Mojokerto ini.
Mojokerto menjadi salah satu wilayah di Jawa Timur yang melaksanakan Analog Switch Off (ASO) pada, Selasa (20/12/2022). Semua siaran TV Analog di Kota Mojokerto dan sembilan kabupaten/kota lain di Jawa Timur akan dimatikan mulai pukul 24.00 WIB.
ASO per 20 Desember 2022 dilaksanakan secara serentak di wilayah Jatim-1. Yakni Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Jombang, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Gresik, Kabupaten Bangkalan, Kota Pasuruan dan Kota Surabaya. [tin/but]







