Gresik (beritajatim.com) – Pengguna jalan yang sedang melintas di Kota Gresik, baik itu roda dua maupun empat menghentikan cipta selama 60 detik buat para korban Covid-19 di tanah air. Aksi tersebut juga diikuti para petugas gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP saat menjalankan tugas PPKM Darurat di lapangan serta kantor pelayanan.
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatlantas AKP Yanto Mulyanto menuturkan, aksi bersama mengheningkan cipta ini juga mendukung serta mensukseskan PPKM Darurat yang masih berlangsung hingga 20 Juli 2021.
“Doa bersama dengan cara mengheningkan cipta ini juga merupakan ikhtiar bersama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan memanjatkan doa kepada seluruh elemen masyarakat agar terbebas dari virus corona,” tuturnya, Sabtu (10/07/2021).
[berita-terkait number=”4″ tag=”covid-19″]
Aksi ini, berlangsung di sejumlah ruas jalan. Diantaranya Jalan Simpang 4 Nipon Paint
Jalan Veteran Gresik, Simpang 4 Sidomoro, Jalan RA. Kartini, Simpang 4 Giri Jalan RA.Kartini, PPKM Barata dan PPKM Manyar. Suasana hening langsung terlihat saat semua pengguna jalan sama-sama menundukan kepala sejenak.
Selain melakukan mengheningkan cipta. Petugas gabungan terus mensosialisasikan kampanye penegakan protokol kesehatan (Prokes) pola 6M. Yakni, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, mengurangi mobilitas, menghendari kerumunan, dan menghindari makan bersama.
M.Yusuf (34) salah satu pengendara roda dua asal Randu Agung Kebomas, Gresik menyatakan dirinya mengapresiasi aksi doa bersama ini agar virus Covid-19 segera diangkat dari permukaan bumi.
“Mudah-mudahan segera musnah penyakit covid karena sudah menghancurkan semua sektor,” pungkasnya. (dny/ted)






