Jombang (beritajatim.com) – ASTRA Tol Jomo (Jombang – Mojokerto) mengambil berbagai langkah antisipatif untuk memastikan perjalanan mudik Lebaran 2026 berjalan aman, nyaman, dan lancar. Dengan panjang ruas tol mencapai 40,5 kilometer, pihak pengelola berkomitmen untuk menjaga kesiapan layanan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang seringkali mengganggu kelancaran arus mudik.
Yuni Rihal, Departemen Head Operation, Maintenance, dan IT ASTRA Tol Jomo, menegaskan pentingnya informasi yang terus disampaikan kepada pengguna jalan tol, terutama jika terjadi hujan deras.
Menurut Yuni, pengendara disarankan untuk menurunkan kecepatan kendaraan antara 60 hingga 70 km/jam saat kondisi hujan badai. Langkah ini diambil demi mengurangi risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang licin dan visibilitas yang terbatas.
Selain itu, ASTRA Tol Jomo juga memastikan siaga 24 jam jika terjadi genangan air di sepanjang jalan tol. “Kami siap melakukan penyudetan sehingga genangan air berkurang. Kami juga melakukan perbaikan tali air,” kata Yuni.
Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya genangan yang dapat menghambat kelancaran arus lalu lintas.
Langkah preventif juga dilakukan secara rutin untuk menjaga kondisi infrastruktur tol. Salah satunya adalah pembersihan drainase untuk memastikan saluran air tidak tersumbat, serta penguatan lereng di beberapa titik rawan tanah longsor.
Tidak hanya itu, pemeliharaan saluran penangkap air juga dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir yang dapat mengganggu perjalanan. “Pompa juga telah disiapkan di titik-titik rawan banjir. Semua langkah ini diambil untuk memastikan perjalanan mudik berjalan lancar tanpa gangguan cuaca,” jelas Yuni.
Jika terjadi kejadian darurat yang memerlukan penanganan lebih lanjut, pengelola jalan tol juga berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Damkar (Pemadam Kebakaran) dan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana). Kolaborasi ini memastikan respons cepat dan tepat jika terjadi bencana atau gangguan lainnya di sepanjang ruas tol.
Selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026, ASTRA Tol Jomo memperkirakan akan ada sekitar 1,14 juta kendaraan yang melintas, meningkat 1,45% dibandingkan tahun sebelumnya. Untuk itu, berbagai langkah strategis telah disiapkan oleh pengelola guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan dan memastikan kenyamanan perjalanan para pemudik. [suf]






