Banyuwangi (beritajatim.com) – Dua jenazah ditemukan saat proses pengangkatan bangkai KMP Tunu Pratama Jaya, Minggu (1/2/2026). Jenazah diduga korban tenggelamnya kapal yang terjadi pada 2 juli 2025.
Kasatpolairud Polresta Banyuwangi, Kompol Muchammad Wahyudi mengatakan, temuan jenazah yang pertama langsung dibawa ke RSUD Bangkalan, sedangkan jenazah kedua usai ditemukan langsung dibawa ke Bali.
Saat dievakuasi, Wahyudi mengaku jenazah yang pertama ditemukan identitas KTP dan HP. Namun, diakui jenazah tersebut tidak bisa langsung disebut identitas secara spesifik.
“Untuk menentukan benar itu si A, harus beberapa persyaratan yang hingga disebutkan bahwasannya jenazah yang ditemukan ini si A. Tapi dari sudut pandang yang lain, keluarga meyakini bahwasannya itu adalah dari keluarganya. Akhirnya ya semalam diserahkan, namun tanpa nama atau Mr. X dulu,” ujarnya.
Wahyudi menjelaskan, untuk menentukan keakuratan identitas korban yang ditemukan, sampai saat ini secara SOP tim Disaster Victim Identification (DVI) terus melakukan tes.
“Artinya sekarang masih berproses pengecekan DNA atau Masih ada pengajakan yang lebih lanjut, seperti itu,” jelasnya
Wahyudi mengungkapka , untuk jenazah kedua sampai saat ini pihaknya masih melakukan komunikasi, dan tes untuk menentukan titik jelas
“Temuan jenazah pertama dan kedua hampir sama mengarah ke arah Gilimanuk, karena kemarin itu arusnya memang ke arah utara cukup kencang,” jelasnya.
Dalam proses pengangkatan kapal tersebut, Wahyudi berharap seluruh stakeholder di Banyuwangi dapat memberikan pelayanan yang terbaik.
“Patroli jelas kita perluas, makanya yang dari Polair pun juga ada yang dari Pelabuhan Ketapang sana kami lipatkan,” pungkasnya. (alr/ted)






