Lumajang (beritajatim.com) – Warga Desa Besuk, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria yang sudah membusuk di sebuah rumah kosong pada Kamis sore (14/8/2025). Pria tersebut bernama Yoga Darmawan (49), warga Desa Jarit, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.
Penemuan tersebut pertama kali diketahui oleh warga setempat yang mendapati mayat Yoga terbungkus selimut berwarna biru di teras rumah kosong. Kondisi mayat yang sudah membusuk tersebut menambah kengerian dalam penemuan itu.
Orang tua korban, Sujasman, mengungkapkan bahwa anaknya sudah lama tidak pulang ke rumah dan kerap berpindah-pindah tempat tinggal. Menurut Sujasman, Yoga sering mengamen di jalanan dan mengkonsumsi minuman beralkohol.
“Sudah lama tidak pulang, ini ibunya meninggal terus ikut saya, tapi lari kemana-mana (berpindah-pindah). Ini bilang ke saya jangan ngurus dia. Kalau kerjaannya kadang ngamen dan minum minuman keras,” terangnya.
Sujasman menduga bahwa anaknya meninggal dunia akibat overdosis minuman beralkohol. Ia menjelaskan bahwa Yoga tidak bisa lepas dari alkohol setiap harinya, bahkan mengkonsumsi satu botol setiap hari.
“Meninggalnya di rumah kosong orang, sudah membusuk. Setiap hari kerjaannya minum alkohol. Bisa saja kemungkinan overdosis karena mulai dulu alkohol aja. Sehari satu botol,” ucap Sujasman.
Sementara itu, pihak kepolisian melalui Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Untoro, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan tentang penemuan mayat tersebut pada pukul 15.30 WIB, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Polsek sudah lakukan olah TKP, kemudian bersama Polres Lumajang jenazah diamankan ke RSUD Haryoto untuk pemeriksaan. Untuk penyebab kematian masih proses penyelidikan,” ungkap Ipda Untoro.
Saat ini, jenazah yang telah dibawa ke RSUD dr Haryoto Lumajang tersebut masih dalam proses otopsi guna mengetahui penyebab pasti kematiannya. Meski demikian, pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab kematian Yoga, karena penyelidikan lebih lanjut masih berlangsung. Warga sekitar dan keluarga berharap agar kasus ini segera terungkap. [has/suf]






