Kediri (beritajatim.com) – Ratusan pelajar di Kabupaten Kediri diminta bijak dalam bersosial media dan menghindari perilaku flexing atau pamer barang di media sosial.
Permintaan itu disampaikan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriana Annisa Hanindhito dalam sosialisasi yang bertajuk ‘Bijak Bersosial Media, No Flexing dan Stop Kekerasan’ di Pendopo Panjalu Jayati Kabupaten Kediri, pada Rabu (22/5/2023).
“Mbak Cicha berpesan kepada anak-anak agar bijak bersosial media untuk mendapatkan manfaat yang sebenar besarnya dan selalu melakukan kontrol diri untuk menghindarkan dampak buruk, ” kata Ketua Pokja I TP PKK Kabupaten Kediri Dyah Saktiana yang membacakan sambutan Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriana Annisa.
BACA JUGA : Gagal Kabur, Maling Pupuk di Kediri Diringkus Satpam
Sosialisasi ini digelar oleh Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Dinas Sosial dan TP PKK Kabupaten Kediri yang menyasar para kader dan anak kader PKK se-Kabupaten Kediri. Sosialisasi yang disiarkan langsung melalui channel youTube Diskominfo Kediri ini menghadirkan seorang narasumber, coach Kurnia Setia Putra, selalu Trainer ESQ.

Masih kata Dyah Saktiana, yang juga Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri, belakangan ini marak fenomena flexing. Ialah perilaku pamer barang yang dimiliki ke media sosial.
Pelaku flexing membutuhkan pengakuan dan butuh empati. Tanpa disadari, imbuh Bu Nana, panggilan akrabnya pelaku menyebarkan identitas pribadi ke ranah publik, yang berpotensi menimbulkan aksi kejahatan. Maka, perlu diwaspadai agar tidak menimbulkan efek burung di masyarakat.
“Maka Mbak Cicha mengadakan kegiatan ini dengan harapan kita bisa bijak dalam bermedia sosial. Agar tidak merugikan, seperti cyber bullying, hoax dan menyebarkan rahasia pribadi ke ranah publik, ” tegasnya.
BACA JUGA : Ngumpet di Kamar Mandi, Maling Kotak Amal di Kediri Akhirnya Menyerah
Sosialisasi ini sengaja menyasar kalangan anak-anak dan remaja, tambah Bu Nana, karena para remaja secara psikologis belum matang. Media sosial menjadi inspirasi bagi remaja untuk meniru perbuatan serupa. Oleh karena itu, butuh perilaku yang bijak. [nm/ted].






