Surabaya (beritajatim.com) – Sebanyak 6.335 peserta mengikuti Ujian Mandiri Tulis dan Kemitraan Universitas Airlangga (Unair) tahun 2026. Jumlah pendaftar seleksi ini mengalami lonjakan dibanding tahun lalu yang hanya mencapai 4.700 orang.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Unair, Prof Mochammad Amin Alamsjah mengatakan, seleksi hari pertama berjalan lancar. Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) dinilai bekerja maksimal menggelar ujian ini.
“Alhamdulillah pelaksanaan ujian tulis, baik reguler maupun kemitraan, pada hari pertama berjalan dengan baik. Pada prinsipnya tidak ada kendala,” kata Amin, Jumat (26/6/2026).
Amin menambahkan, total daya tampung seluruh jalur mandiri di kampus tersebut porsinya cukup besar. Kuota itu didistribusikan secara merata ke dalam empat skema seleksi masuk yang dibuka oleh pihak kampus.
“Daya tampung jalur mandiri mencapai 50 persen dari total penerimaan mahasiswa baru. Kuota tersebut terbagi ke dalam empat skema,” jelasnya.
Ujian berlangsung selama tiga hari di 13 lokasi Kampus A, B, dan C Unair. Peserta menghadapi Tes Potensi Akademik dan Tes Kemampuan Akademik yang dibagi menjadi tiga sesi setiap hari.
Ketua PPMB Unair, Dr. Achmad Solihin mengungkapkan, program studi kedokteran tetap menjadi pilihan terfavorit peserta. Sementara untuk kelompok sosial humaniora, keketatan tertinggi berada pada rumpun hukum, manajemen, serta akuntansi.
“Melalui jalur Mandiri Tulis dan Kemitraan, Unair akan menerima sekitar 1.200 calon mahasiswa baru,” ujar Solihin.
Pihak panitia juga memperketat pengawasan untuk mencegah kecurangan selama tes berlangsung. Solihin mengimbau peserta hadir tepat waktu dan mengantisipasi praktik perjokian karena sistem pengawasan diperketat secara berlapis.
“Kami juga telah menyiapkan sistem pengawasan untuk mengantisipasi segala bentuk kecurangan, termasuk praktik perjokian. Unair berkomitmen menjaga kualitas dan integritas,” tandasnya. [ipl/suf]






