Mojokerto (beritajatim.com) – Viral video dugaan aksi pencurian pakaian dalam di salah satu rumah kos yang ada di Perum Griya Majapahit, Desa Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Video berdurasi 1 menit tersebut diuploud pemilik akun Instagram @updatemojokerto.
Dalam rekaman video tersebut memperlihatkan seorang laki-laki mengenakan celana pendek memarkirkan sepeda motor warna hitam di luar pagar. Pria tersebut memakai helm berwarna merah masuk ke area teras kos-kosan dan mengambil pakaian dalam hotpants berwarna hitam.
Terlihat dia membolak balikkan hotpants yang dijemur pemilik hotpants tersebut. Usai mengambil dalaman tersebut, orang yang tak dikenal tersebut lalu meninggalkannya di atas pagar dan pergi berlalu begitu saja usai diteriakin perekam video tersebut.
Salah satu penghuni kos, ER (25) mengatakan, video berdurasi 1 menit tersebut terjadi pada, Senin (26/12/2022) lalu dan diambil oleh penghuni kos lain yang saat itu berada di kamar atas.
“Ada orang masuk. Pasti sudah tahu mau ngambil. Soalnya ciri-cirinya sama, teman diam terus divideo. Dia (pria tak dikenal) cari di jemuran, nggak ada pakaian dalamnya. Adanya cuman miniset, nggak sesuai. Ketahuan sama teman-teman terus diteriaki mau cari siapa akhirnya di taruh pagar (celana pendek),” ungkapnya, Jumat (3/2/2023).
Temannya sengaja mengambil video orang tak dikenal tersebut lantaran penghuni kos lainnya kerap kehilangan pakaian saat dijemur di teras depan rumah kos-kosan. Bahkan, dalam sebulan aksi pencurian celana dalam di teras depan kamar dengan jumlah sembilan kamar tersebut terjadi hingga dua kali.
“Dugaan pencurian pakaian dalam dialami penghuni kos sejak tahun 2018 lalu, akhir tahun 2022 lalu dan awal tahun 2023 ini. Saya sendiri sudah dua kali kalau yang lain (penghuni kos) lebih dari itu. Pernah ada tiga orang jemur, termasuk saya. Yah hilang semuanya. Kayanya orang yang sama,” tuturnya.
Perempuan yang bekerja sebagai perawat ini, mengaku aksi pencurian celana dalam tersebut kerap kali terjadi di rumah kos lain yang ada di perumahan tersebut. Namun, para penghuni kos enggan melaporkan peristiwa kriminal tersebut ke pihak kepolisian.
[berita-terkait number=”4″ tag=”kriminal-mojokerto”]
“Kemungkinan di kos lain aksi ini terjadi. Dulu di kos lain pernah ada (aksi pencurian) yang ada CCTV nya. Resah takut, kalau misal keluar (jemur) pakaian dalam. Akhirnya bikin jemuran di depan kamar masing-masing,” tegas alumni Stikes Bina Sehat PPNI Mojokerto ini.
Sementara itu, penjaga Perum Griya Majapahit, Sutris membenarkan, pihaknya mendapatkan laporan dati penghuni kos yang merekam video aksi pencurian celana dalam pada, Senin (26/12/2022) lalu. Ia meminta penghuni kos tersebut untuk segera berteriak jika aksi itu kembali terjadi.
“Siangnya kejadian, malamnya saya dikasih tahu sama tiga orang ada kejadian itu. Nggak kelihatan wajahnya, pakai masker gitu. Ini jalannya memang tembus, yang di belakang baru saya gembok jam 9 malam. Kalau di depan kan saya yang jaga, tidak bisa mengontrol siang karena jaga malam,” pungkasnya. [tin/but]







