Surabaya (beritajatim.com) – Usai melakukan pencarian selama 7 hari, petugas gabungan dari Tim SAR dan BPBD Kota Surabaya resmi menghentikan pencarian korban tenggelam di Karang Pilang bernama Sinta (3). Perlu diketahui, Sinta menjadi korban bersama dengan adiknya Latif (2) yang sudah lebih dulu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Buyung Hidayat, Kabid Darlog BPBD Surabaya mengatakan jika pencarian Sinta di sungai Jalan Karah, Karang Pilang telah dihentikan hari ini Sabtu (01/07/2023) pukul 16.00 WIB. “Ops SAR laka air balita tenggelam di Kedurus resmi ditutup, dengan hasil 1 korban L (2 tahun) ditemukan MD dan 1 korban S (3 tahun) masih belum ditemukan. Sesuai SOP, dihentikan karena sudah 7 hari,” ujar Buyung.
Informasi penghentian pencarian itu juga dibenarkan oleh Kapolsek Karang Pilang, Kompol A Risky Fardian. Namun, terkait teknis pencarian, Risky mengatakan pihaknya tidak mengetahui secara detail. “Kami hanya pengamanan di lokasi mas. Untuk detail bisa ke Tim SAR atau BPBD Surabaya,” tutur Risky.
Sementara I Dewa Nyoman Arya Komandan Tim Operasi Basarnas Surabaya belum merespons saat dihubungi awak media. Sebelumnya diberitakan beritajatim.com, Dua balita di Surabaya berumur 2 dan 3 tahun tenggelam di Sungai Jalan Karah, Minggu (25/06/2023) sore. Dari informasi yang dihimpun Beritajatim, kedua anak tersebut mendekati sungai dengan menggunakan sepeda kecil saat ditinggal beli bakso oleh kakak salah satu bocah.
Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya, Buyung Hidayat menjelaskan jika dari rekaman CCTV, kedua korban tampak mengendarai sepeda ke arah sungai. Petugas pun menemukan sepeda kecil yang digunakan oleh keduanya di sekitar sungai. “Dari keterangan kakak salah satu korban, saat itu kedua anak sedang bermain pasir. Lalu ditinggal kakaknya beli bakso. Saat sudah kembali, kedua anak sudah tidak ada,” ujar Buyung Hidayat. (ang/kun)
BACA JUGA:






