Ngawi (beritajatim.com) – Selfian Kusuma Bangsa (21) pemuda asal Kelurahan Sukosari, Kartoharjo, Kota Madiun, ditemukan meninggal di Sungai Bengawan Madiun, Desa Kendung, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi, pada Rabu (27/11/2024) sekitar pukul 09.15 WIB. Selfian sempat dilaporkan hilang pada Senin (25/11/2024), motor dan sandalnya berada di bantaran Bengawan Madiun di Kelurahan Patihan, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun.
Sang adik SK(14) yang datang ke lokasi, memastikan identitas korban setelah melihat langsung jenazah di lokasi penemuan. SK tidak menyangka kakaknya sudah tiada.
Petugas gabungan dari TNI, Polri, BPBD, dan Damkar Ngawi bekerja sama mengevakuasi jenazah yang ditemukan sekitar 7 kilometer dari lokasi korban diduga menceburkan diri. Dengan menggunakan perahu karet, jenazah berhasil diangkat dari sungai.
Saat ditemukan, korban mengenakan celana panjang hitam dan gelang besi di tangan kanannya, yang menjadi salah satu ciri khas yang dikenali keluarga.
Menurut Dimas Pujianto, petugas Damkar Ngawi, laporan penemuan mayat awalnya datang dari warga yang melintas di Jembatan Kwadungan. Mereka melihat tubuh korban mengambang di sungai, lalu segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat.
“Kami segera menurunkan perahu karet untuk menyusuri sungai. Setelah ditemukan, ciri-ciri korban cocok dengan laporan orang hilang dari Bengawan Madiun, yang kemudian dibenarkan oleh pihak keluarga,” jelas Dimas.
Kapolsek Kwadungan, AKP Iswahjoedi, mengonfirmasi bahwa korban adalah pemuda asal Kota Madiun yang dilaporkan hilang beberapa hari sebelumnya. “Setelah dievakuasi dan diperiksa identitasnya, pihak keluarga memastikan bahwa itu adalah anggota keluarganya,” ujar Iswahjoedi.
Penemuan jenazah ini sempat menghebohkan warga setempat, yang saat itu tengah mengikuti proses pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di TPS dekat lokasi kejadian. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk dilakukan visum. [fiq/kun]






