Bojonegoro (beritajatim.com) – Kondisi permukaan Sungai Bengawan Solo terutama di wilayah hulu yang mengalir di Kabupaten Bojonegoro penuh dengan tanaman eceng gondok. Fenomena blooming eceng gondok dinilai mengganggu ekologi sungai.
Munculnya blooming eceng gondok ini merupakan fenomena tahunan saat sungai terpanjang di Pulau Jawa debit airnya surut dan mulai ada kenaikan. Seperti yang terjadi di sepanjang sungai yang ada di Kecamatan Padangan hingga Kecamatan Trucuk.
Salah seorang warga bantaran Sungai Bengawan Solo di Kecamatan Padangan, Miftahul Huda mengatakan, pertumbuhan eceng gondok yang ada di permukaan sungai itu mulai ada sekitar satu bulan lalu dan berkembang biak dengan cepat.
“Biasanya akan hilang sendiri mengalir bersama aliran sungai. Sejauh ini warga juga tidak ada yang memanfaatkan tanaman tersebut,” ujarnya, Selasa (17/10/2023).
Sementara Kepala Divisi Ekonomi Kerakyatan Idfos Indonesia, Rizal Zubad Firdausi mengatakan, adanya fenomena blooming eceng gondok di beberapa titik Sungai Bengawan Solo bisa mengganggu ekologi sungai.
Menurutnya, blooming enceng gondok di sungai adalah fenomena di mana tanaman enceng gondok (water hyacinth) tumbuh subur dan mekar secara masif di permukaan sungai. Hal ini dapat menyebabkan masalah ekologis, seperti penutupan permukaan air yang dapat menghambat aliran air dan merugikan ekosistem perairan.
Dengan tertutupnya sungai maka berdampak pada sinar matahari yang masuk ke sungai tertutupi, salah satu dampaknya adalah menurunkan kadar DO (Dissolved Oxygen) atau jumlah oksigen yang larut dalam air. “Kadar DO yang rendah dapat mengakibatkan stres atau bahkan kematian pada organisme akuatik di sungai,” ujarnya.
BACA JUGA:
Wisata Alam Hidden Gem Bojonegoro dengan Pemandangan Indah, Bikin Adem saat Cuaca Panas
Fenomena munculnya eceng gondok itu juga direspon oleh Himpunan Mahasiswa Lingkungan Universitas Bojonegoro (HIMA-LI UNIGORO) dan Dosen Prodi Lingkungan Unigoro bersama dengan IDFoS Indonesia, Ademos Indonesia dan Gerakan Lestari Alam Raya (GELAR) dengan melakukan diskusi.
Salah satu rekomendasi hasil diskusi dengan adanya fenomena Blooming Eceng Gondok di Bengawan Solo tepatnya di Bojonegoro dari Bendung Gerak, Malo, hingga Kecamatan Padangan dan Cepu, Jawa Tengah itu rencananya akan ada aksi pembersihan eceng gondok dari permukaan sungai. [lus/but]






