Bangkalan (beritajatim.com) – Resah dengan ulah sekelompok oknum wartawan yang diduga melakukan pemerasan di sekolah. Suhul Anam, pemuda di Kabupaten Bangkalan, Madura. Mendatangi Mapolres setempat untuk melakukan pelaporan.
Ia mengatakan, sebelumnya ada sekelompok orang yang mengaku wartawan mendatangi salah satu sekolah di Kecamatan Tanah Merah, karena dituding melakukan pungutan liar (Pungli) kepada siswa. “Pihak sekolah dituduh melakukan pungli pembelian buku, padahal sebelumnya telah dimusyawarahkan dengan wali murid dan disepakati bersama,” terangnya, Minggu (21/8/2022).
[berita-terkait number=”5″ tag=”pemerasan”]
Tak hanya itu, Suhul menyebutkan bahwa adanya dugaan pungli itu sempat terjadi tawar menawar sejumlah nominal uang. “Berdasarkan kejadian itu, saya laporkan ke polres untuk secepatnya ditindaklanjuti dan harapan saya kepada pihak sekolah agar tidak takut melapor pada polisi bila terjadi pemerasan serupa,” imbuhnya.
Terpisah, Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Bangkit Dananjaya mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan serta membenarkan adanya beberapa oknum wartawan yang dilaporkan. “Saat ini masih kami dalami serta meminta keterangan pihak pihak yang terlibat,” pungkasnya.[sar/kun]






