Mojokerto (beritajatim.com) – Pejabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh Ali Kuncoro memastikan ada 10 proyek strategis yang telah disiapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto tahun ini. Sebanyak 10 proyek strategis tersebut dinilai akan bermanfaat besar bagi masyarakat.
Sebanyak 10 proyek strategis tersebut yakni di bidang pembangunan infrastruktur, pengembangan pariwisata, peningkatan layanan kantor pemerintahan hingga sarana umum. Orang nomor satu di lingkup Pemkot Mojokerto ini dipastikan 10 proyek tersebut siap untuk dikerjakan.
“Tahun ini kami pastikan akan melanjutkan pembangunan Taman Bahari Mojopahit dan melengkapi prasarana di Gelora A Yani. Kita bisa saksikan hasil revitalisasi bangunan Gelora A Yani sudah bisa dinikmati oleh masyarakat. Namun kami akan lengkapi lagi dengan fasilitas lainnya,” ungkapnya, Senin (22/1/2024).
Seperti, masih kata Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Timur ini, lapangan voli dan basket, tempat untuk pull up, penambahan lampu di lapangan dan lanskap di dalam lapangan. Proyek strategis yang ditetapkan tersebut berdasarkan berbagai kriteria.
“Terutama harus mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan bisa berdampak manfaatnya bagi masyarakat luas,” tegasnya.
Sebagaimana diketahui, Taman Bahari Mojopahit (TBM) merupakan salah satu mega proyek multiyears yang menjadi bagian dari Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Trowulan. Di tahun sebelumnya, proyek aksesibilitas, jalan menuju lokasi wisata telah rampung.
Maka tahun ini pembangunan akan fokus pada sejumlah Daya Tarik Wisata (DTW) dengan alokasi anggaran sekitar Rp12 miliar. Sementara untuk Gelora A Yani, akan dilengkapi oleh sejumlah fasilitas olahraga lainnya dengan plot anggaran Rp870 juta. Hal ini sebagai upaya untuk mendukung terciptanya masyarakat Kota Mojokerto yang lebih sehat dan bugar.
Selain dua proyek tersebut, delapan lainnya yaitu revitalisasi Sentra Alas Kaki Prajurit Kulon, yang termasuk proyek dengan paket anggeran besar yaitu Rp12,6 miliar. Berikutnya terdapat pembangunan kantor Kecamatan Kranggan senilai Rp6,4 miliar, peningkatan jalan Cancer senilai Rp6 miliar dan pembangunan fasilitas umum di Kolam Retensi senilai Rp4,7 miliar.
Selain itu juga ada rehab Kantor Kelurahan Sentanan, pembangunan gedung Baznas dan Forum CSR serta pembangunan gedung Bawaslu yang masing-masing paket diplot sebesar Rp2 miliar. Lalu terdapat pula bangunan penunjang Galeri Soekarno yang dianggarkan Rp1,9 miliar. (tin/beq)






