Jember (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, memberikan beasiswa untuk 28.197 orang warga selama masa kekuasaan Bupati Hendy Siswanto pada 2021-2024. Tahfidz atau penghapal Alquran dan santri berprestasi mulai tahun ini menerima beasiswa pula.
Menurut data yang diterima Beritajatim.com, sejak 2021 ada 10.257 orang fakir miskin dan tidak mampu menerima beasiswa dengan total nominal Rp 51,285 miliar; 6.279 orang berprestasi dengan total nominal Rp 31,395 miliar; 4.651 orang guru dan perangkat dengan nominal total Rp 23,255 miliar; 6.710 orang peserta kompeteisi dengan total nominal Rp 33,55 miliar; dan 300 orang tahfidz dan santri berprestasi dengan nominal total Rp 1,5 miliar.
Kenaikan tersebut disesuaikan dengan anggaran daerah Jember. “Selama kami memimpin Jember mulai 2021, setiap tahun (jumlah beasiswa) naik. Kami tidak pernah stuck. Tiap tahun naik,” kata Bupati Hendy Siswanto, usai memimpin upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional, di alun-alun Jember, Senin (20/5/2024).
Lebih jauh, Hendy berharap, generasi muda benar-benar belajar dan beradaptasi dengan kemajuan zaman. “Transformasi teknologi harus kita maksimalkan. Penguasaan teknologi informasi harus kita manfaatkan untuk menggerakkan kegiatan sosial, budaya, lingkungan, ekonomi. Teknologi ini bisa mendatangkan value yang besar untuk Kabupaten Jember,” katanya.
Generasi muda menjadi perhatian, karena pada 2045 Indonesia memasuki periode emas. “Kedaulatan dan kebersamaan itu penting, menjaga NKRI penting untuk menuju Indonesia Emas. Bonus demografi di Indonesia harus betul-betul dimanfaatkan,” kata Hendy. [wir]






