Blitar (beritajatim.com) – Atlet Kabupaten Blitar menerima bonus fantastis setelah sukses meraih medali di ajang Porprov IX Jawa Timur 2025 dan SEA Games.
Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Blitar bersama KONI menggelontorkan dana sebesar Rp2,5 miliar sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan prestasi luar biasa yang telah mereka capai. Bonus ini diberikan kepada atlet yang menyumbangkan medali emas, perak, dan perunggu, baik di tingkat provinsi maupun internasional.
Bupati Blitar Rijanto menyatakan bahwa dana Rp2,57 miliar ini bukan hanya sekadar angka, tetapi merupakan bentuk penghargaan dan pengakuan terhadap perjuangan atlet yang telah mengharumkan nama Kabupaten Blitar.
“Ini adalah bentuk nyata dukungan pemerintah. Penghargaan ini bukan hanya apresiasi materi, tapi simbol kebanggaan atas disiplin dan pengorbanan saudara-saudara demi mengharumkan nama Kabupaten Blitar,” ujar Bupati Rijanto dengan penuh kebanggaan.
Tak hanya Bupati, Ketua KONI Kabupaten Blitar, Beky Hedihansah, juga memberikan pandangannya terkait pemberian bonus ini. Menurutnya, bonus yang diterima oleh para atlet ini merupakan ‘bensin’ agar api prestasi terus menyala. Ia berharap para atlet tidak cepat merasa puas, dan bisa terus berfokus pada pencapaian prestasi yang lebih tinggi lagi.
“Kami tidak ingin para atlet cepat puas setelah mengantongi bonus. Bonus ini adalah sebuah dorongan agar mereka terus bersemangat dan tetap fokus pada tujuan selanjutnya,” ungkap Beky. KONI Blitar pun berkomitmen untuk mendukung atlet dalam perjalanan prestasi mereka dengan melakukan beberapa langkah strategis.
Diantaranya, KONI Blitar berencana melakukan audit performa untuk mengevaluasi kemampuan riil para atlet. Selain itu, KONI juga berencana mendatangkan pelatih dan atlet dari Thailand, khususnya untuk cabang olahraga Muaythai, guna meningkatkan kualitas dan transfer ilmu di cabang tersebut.
Selain itu, peningkatan fasilitas latihan juga menjadi bagian dari komitmen KONI Blitar. Fasilitas yang lebih modern dan profesional akan disiapkan agar atlet dapat berlatih dengan lebih optimal, mengingat persaingan yang semakin ketat di tingkat nasional dan internasional.
Bupati Rijanto mengingatkan para atlet untuk selalu mengedepankan sportivitas dalam setiap langkah mereka. Ia menegaskan bahwa kemenangan yang diraih harus diperoleh dengan kejujuran, dan sportivitas adalah jati diri atlet Kabupaten Blitar.
“Kemenangan bermakna jika diraih dengan kejujuran. Sportivitas adalah jati diri atlet sejati Blitar,” pungkasnya, Minggu (15/2/2026). [owi/suf]






