Jombang (beritajatim.com) – Warung kopi milik Srianah di Desa Sentul, Kecamatan Tembelang, Kabupaten Jombang, terbakar hebat, Minggu dini hari (18/1/2026). Kejadian ini berlangsung antara pukul 01.13 hingga 02.07 WIB. Tim dari Pos Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Jombang, Pos Damkar Ploso, serta dukungan dari warga setempat, melakukan pemadaman.
Kebakaran diduga disebabkan oleh kelalaian pemilik warung yang lupa mematikan kompor setelah menghangatkan sayur.
Kronologi kejadian dimulai sekitar pukul 01.05 WIB, ketika pengguna jalan melihat kepulan asap dan api yang semakin membesar dari warung kopi tersebut. Beberapa warga yang mengetahui kebakaran berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun api terus membesar dan semakin sulit dikendalikan.
Pada pukul 01.12 WIB, seorang warga akhirnya menghubungi Pos Damkar Jombang untuk melaporkan kejadian tersebut.
Tim Damkar Jombang segera merespon dengan mengirimkan satu unit fire pumper truck dari Pos Damkar Ploso dan Jombang. Dalam waktu sekitar 50 menit, api berhasil dipadamkan dan situasi kembali terkendali pada pukul 02.07 WIB. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, perkiraan kerugian material mencapai sekitar Rp15 juta.
Syamsul Bahri, Komandan Damkarla Jombang, mengungkapkan bahwa kejadian tersebut merupakan contoh pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran. “Kami selalu siap siaga dalam menghadapi insiden kebakaran, namun masyarakat juga harus lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan dapur, terutama kompor gas,” ujar Syamsul.
Kebakaran ini melibatkan dua unit pumper truck lengkap dengan peralatan pemadaman. Selain itu, upaya pemadaman juga didukung oleh Polsek Tembelang dan warga sekitar yang dengan sigap memberikan pertolongan pertama.
“Meski kebakaran dapat dipadamkan, kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya tindakan pencegahan kebakaran di rumah atau tempat usaha,” pungkasnya. [suf]






