Surabaya (beritajatim.com) – Ditengah melandainya pertumbuhan ekonomi nasional, pembiayaan di sektor industri grafika tetap tumbuh. PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) mencatat pertumbuhannya hingga 13 persen.
Menyadari potensi besar ini BFI Finance pun sengaja melakukan aksi jemput bola dengan hadir dan membuk booth langsung dalam Surabaya Printing Expo (SPE) 2025 di Grand City, mulai 9 hingga 12 Juli.
Dalam pameran internasional ini, BFI Finance menawarkan kemudahan pembiayaan mesin, baik untuk pembelian maupun pembiayaan kembali (refinancing) guna memenuhi kebutuhan modal kerja dan operasional usaha.
“Kami menyediakan berbagai promo menarik hingga 11 Juli mendatang, antara lain promo bunga 0%, bebas biaya admin, dan diskon provisi. Dengan solusi pembiayaan untuk para pelaku usaha, BFI Finance mendorong agar pemanfaatan inovasi teknologi ini dapat memberikan kesempatan dan pertumbuhan yang berkelanjutan bagi ekosistem dunia grafika dan percetakan di Indonesia,” ujar Bambang Hartoyo, Area Manager BFI Finance Surabaya.
Promo bunga 0% berlaku sepanjang tahun pertama bagi debitur yang mengajukan melalui pemasok rekanan BFI Finance. Sementara itu, bebas biaya admin dan potongan biaya provisi berlaku bagi debitur yang mengajukan pembiayaan selama periode promo hingga 30 Oktober 2025.
Industri grafika memiliki potensi berkembang pesat, terutama karena perannya dalam mendukung industri manufaktur dan kreatif. Salah satu faktor pendorong pertumbuhan industri percetakan di Indonesia adalah berkembangnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memerlukan sentuhan industri grafika, termasuk percetakan, untuk memperkuat branding produk mereka.
Untuk sektor produktif terkait pembiayaan mesin, BFI Finance melayani berbagai industri, mulai dari percetakan, manufaktur, woodworking, makanan dan minuman, supporting machineries (genset/welding), industri alat kesehatan, hingga IT equipment. Tidak hanya badan usaha berbentuk CV/UD/FA/PT, konsumen atau debitur perorangan juga dapat difasilitasi.
Di Jawa Timur sendiri, pembiayaan mesin paling banyak berasal dari jenis aset mesin printing. Animo pembiayaan mesin juga tetap terjaga baik, ditandai dengan kenaikan pembiayaan baru secara tahunan (year-on-year/yoy) sebesar 13% periode Januari hingga Maret 2025.
Bambang menjelaskan bahwa promo yang diberikan merupakan upaya untuk memberikan penawaran yang lebih baik dari tahun sebelumnya. Promo bunga 0% untuk tahun pertama, bebas biaya admin, dan potongan provisi berlaku hingga 30 Oktober.
“Perkembangan industri grafika dan kreatif ini terus bertumbuh. Kita bisa lihat perkembangannya cukup signifikan. Semua produk hari ini sudah tidak ada yang manual, baik dari kain, kemasan, maupun apapun, sudah mulai menggunakan printing karena efisiensi dan efektivitasnya lebih menguntungkan bagi produsen atau pengguna jasa printing,” kata Bambang.
Ia menambahkan, tujuan utama BFI Finance berpartisipasi di SPE adalah untuk memperkenalkan produk pembiayaan mesin serta menjalin silaturahmi dengan pemasok dan konsumen. Ini juga menjadi kesempatan untuk memahami teknologi dan mesin-mesin baru di industri ini, sehingga BFI Finance dapat terus mengembangkan produknya.
Secara nasional, porsi pembiayaan mesin masih kecil, hanya sekitar 2% dari total portofolio BFI Finance, sedangkan untuk Jawa Timur mencapai 4%.
“Ini menunjukkan bahwa Jawa Timur memiliki potensi yang lebih besar, dan tidak semua cabang kami bermain di sektor ini,” ujarnya.
Mengenai rasio kredit bermasalah (NPL) untuk sektor ini, BFI Finance selalu melakukan tindakan preventif.
“Kami lebih hati-hati, terutama untuk pemain-pemain baru. Kami harus menjaga kualitas pembiayaan, tidak bisa sembarangan karena ada yang mungkin ikut-ikutan tanpa modal dasar, itu lebih berbahaya. Makanya kami lebih selektif,” jelas Bambang.
“Jika melihat pertumbuhannya hari ini di industri ini, saya optimis kami masih bisa meraih pangsa pasar dan terus bertumbuh positif,” pungkas Bambang. Ia menambahkan bahwa potensi pembiayaan ini cukup besar, dengan rata-rata pembiayaan mulai dari Rp100 juta hingga miliaran rupiah untuk mesin-mesin canggih. BFI Finance akan terus memproses dan menggali kapasitas konsumen yang layak untuk dibiayai.[rea]






