Jember (beritajatim.com) – Penampilan artis Tulus dan Pamungkas akan mengawali kebangkitan ekonomi mikro kecil dan musik di Kabupaten Jember, Jawa Timur. Mereka akan tampil dalam konser J-Fest (Jember Festival) di Seven Dream City, Sabtu (7/5/2022).
“Acara ini tanpa ada bantuan dana dari APBD. Tujuan kami yang pertama adalah mengangkat UMKM Jember. Kurang lebih ada 50 UMKM yang akan dipadukan dengan event musik konser Tulus dan Pamungkas. UMKM-nya kebanyakan makanan dan minuman, tapi ada juga pakaian,” kata Lukman Wijaya, juru bicara penyelenggara.
Tulus dan Pamungkas dipilih menjadi artis yang mengawali konser di Jember setelah dua tahun vakum akibat pandemi, menurut Lukman, karena keduanya sedang disukai anak-anak muda. “Nanti pembeli tiket akan mendapat voucher Rp 25 ribu untuk pembelian produk UMKM (yang hadir). Selain itu, nanti lima persen hasil penjualan tiket akan kami belikan semacam rombong atau boot untuk UMKM skala mikro,” kata Lukman.
Saat ini tiket elektronik sudah terjual habis lima ribu lembar. Penonton tidak hanya dari Jember, tapi juga dari luar kota seperti Probolinggo, Bondowoso, Pasuruan, Malang, Surabaya, Banyuwangi. Setiap penonton yang hendak masuk ke arena J-Fest disyaratkan minimal sudah pernah dua kali vaksin dan punya aplikasi Peduli Lindungi. “Nanti di sini akan ada tempat dilakukannya vaksin dua dan booster gratis. Event ini berusaha mematuhi standarisasi protokol kesehatan,” kata Lukman.
[berita-terkait number=”4″ tag=”jember”]
Ada dua panggung yang berdiri, yakni mini stage di areal UMKM yang diisi oleh tiga band lokal yang disebut local heroes dan main stage atau panggung utama. Panggung utama ini nanti untuk pertunjukan Tulus, Pamungkas, dan Linkrafin, kelompok musik Jember yang memenangi lomba di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tahun lalu.
Tulus adalah penyanyi tunggal pria yang sudah mendapatkan lebih dari 60 penghargaan baik di bidang musik dan sinematografi. Dia telah merilis tiga album, berjudul Tulus (2011), Gajah (2013), Monokrom (2016), dan Manusia (2022). Lagu-lagu hits-nya antara lain Manusia Kuat, Monokrom, dan Sepatu yang dirilis di Jepang dengan judul Kutsu.
Sementara Pamungkas telah merilis empat album studio yakni Walk The Talk (2018), Flying Solo (2019), Solipsism (2020), dan Solipsism (2021). Album lainnya adalah Walk the Talk – Remix (2020) dan The End of Flying Solo Era (2020). Lagunya yang hits adalah To The Bone dan Birdy. Lagu terakhirnya rencananya menjadi bagian dari album berjudul sama yang akan dirilis tahun ini. [wir/but]






