Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Deltras FC, Bejo Soegiantoro, mengungkapkan bahwa para pemain baru timnya perlahan mulai beradaptasi dengan karakter permainan tim menjelang pertandingan melawan Gresik United pada 5 Januari 2024 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.
Salah satu pemain baru, Wigi Pratama, masih memerlukan penyesuaian taktikal. Pemain sayap kiri ini baru bergabung pada putaran kedua Liga 2. Meski begitu, pemain asal Padang berusia 20 tahun ini memiliki potensi besar.
Hal tersebut terlihat saat Wigi pertama kali dimainkan melawan Persipura Jayapura pada Desember 2024 lalu. Ia tampil selama 45 menit di babak pertama.
“Wigi masih perlu adaptasi masalah taktikal, jadi dia pemain muda yang bagus, tenaga kuat, tapi harus ditunjang dengan taktikal cara bermain dan bermain seperti yang pelatih mau supaya lebih konek,” ungkap Bejo, Kamis (2/1/2024).
Sementara itu, striker baru asal Guinea, Sekou Sylla, juga mulai memahami pola permainan Deltras. Mantan pemain Persikab Bandung ini dimainkan selama 90 menit melawan Persipura Jayapura.
Menurut Bejo, yang juga mantan asisten pelatih Persebaya Surabaya, performa Sylla sudah menunjukkan perkembangan meski belum maksimal. Striker ini hampir mencetak gol, namun peluangnya digagalkan oleh pemain Persipura.
“Striker sudah adaptasi. Kemarin sudah bermain, hampir bola reborn sempat ada peluang cetak gol kebentur pemain Persipura, sangat positif,” imbuhnya.
Deltras FC kini menghadapi dua laga krusial, yakni melawan Gresik United pada 5 Januari dan Persibo Bojonegoro pada 11 Januari 2024. Dua pertandingan ini akan menentukan nasib mereka, apakah lolos ke babak 8 besar atau harus bertahan di babak playoff degradasi. (way/kun)






