Ponorogo (beritajatim.com) – Ada pemandangan berbeda jika melewati ruas jalan dari Terminal Selo Aji hingga ke Desa/Kecamatan Babadan Ponorogo. Jalan nasional itu keadaan sekarang tampak lebar dan mulus oleh aspal goreng.
Sehingga pengendara lebih leluasa dalam berkendara di jalan tersebut. Ya, jalan itu ternyata baru saja selesai diperbaiki dengan melebarkan jalan oleh Direktorat Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Peresmiannya pun baru dilakukan oleh anggota Komisi V DPR RI Sri Wahyuni. Sebab, pelebaran ruas jalan tersebut merupakan aspirasi dari masyarakat yang dibawa oleh politisi dari Partai Nasdem itu.
“Alhamdulillah, ruas jalan dari Terminal Seloaji hingga Desa Babadan sepanjang 2,6 kilometer sudah bisa diresmikan. Jalannya sudah halus dan lebar,” kata Sri Wahyuni usai melakukan peresmian jalan itu, Rabu (22/02/2023).
BACA JUGA: Terkait Jalan Rusak di Ponorogo, Ini Janji Bupati Sugiri Sancoko
Perbaikan jalan di wilayah Kecamatan Babadan ini, kata Sri Wahyuni merupakan aspirasi dari masyarakat setempat. Dia pun meneruskan aspirasi dari masyarakat ke Kementerian PUPR. Dengan selesainya perbaikan jalan ini, Sri Wahyuni berharap arus lalu lintas menjadi lancar. Dengan jalan yang dalam kondisi halus itu, tidak ada hambatan yang berarti saat berkendara.
“Perbaikan ini berkelanjutan. Tahun 2021 dulu ruas jalan Mlilir ke Babadan. Tahun 2022 ya yang baru kita resmikan hari ini. Nah, pada tahun ini kita usulkan jalan Terminal Selo Aji ke selatan,” pungkasnya.
BACA JUGA: Jalan Amblas, Jalur Ponorogo-Pacitan Sistem Buka Tutup
Sementara itu, Saiful Fajar dari perwakilan Direktorat Bina Marga Kementerian PUPR yang juga hadir dalam persemian itu mengungkapkan bahwa ruas jalan yang diperbaiki tahun ini sepanjang 2,65 kilometer. Dengan anggaran dari Kementerian PUPR senilai Rp 25 miliar. Dimana dikerjakan dalam satu tahun anggaran pada tahun 2022 lalu.
“Perbaikan ini merupakan aspirasi dari bu Sri Wahyuni. Sepanjang 2,65 kilometer dengan anggaran Rp 25 miliar,” ungkap Saiful Fajar.
Aspirasi yang disampaikan oleh Bu Sri Wahyuni, kata Saiful berkelanjutan. Sebelumnya tahun 2021 juga di Kecamatan Babadan sepanjang 2 kilometer dengan anggaran Rp 16 miliar. Sehingga jika ditotal dengan tahun 2022, perbaikan jalannya mencapai panjang 4,65 kilometer.
“Ruas jalan lainnya kembali juga diusulkan, juga akan dilakukan perbaikan tahun ini,” pungkas Saiful Fajar. (end/ted)






