Surabaya (beritajatim.com) – Pemain muda Persebaya Surabaya, Toni Firmansyah, tengah menjadi sorotan di media sosial usai dianggap bermain keras saat menghadapi Persib Bandung. Sejumlah warganet menilai gelandang Tim Nasional U23 itu terlalu kasar dalam duel perebutan bola.
Pelatih Persebaya, Eduardo Perez, menegaskan Toni tidak seperti yang digambarkan warganet. Menurutnya, pemain berusia muda itu justru punya kualitas yang sangat baik.
“Toni adalah pemain yang sangat bagus. Pemain yang sangat kuat. Tapi jika Anda melihat aksinya beberapa hari yang lalu, saya rasa Anda tahu bagaimana dia mendapat kartu kuning,” ujar Eduardo Perez, Selasa (16/9/2025).
Pelatih asal Spanyol itu mengaku puas dengan kontribusi Toni sejauh ini. Baginya, penampilan sang gelandang selalu memberi warna dalam permainan Bajul Ijo.
“Jadi saya sangat senang dengan penampilan Toni dan semua pemain juga. Jadi Toni harus terus bermain seperti ini,” imbuh mantan pelatih PSS Sleman tersebut.
Sebelumnya, usai laga kontra Persib, lini komentar di media sosial ramai dengan kritikan terhadap gaya bermain Toni. Namun, Bonek justru pasang badan membela sang gelandang dengan menilai aksinya sebagai bagian dari perannya menjaga keseimbangan tim di lapangan.
Secara statistik, Toni memang tercatat cukup sering melakukan tekel dan pelanggaran. Meski begitu, ia juga banyak mencatatkan tekel sukses dan intersep. Bahkan, Toni sempat memecahkan rekor jumlah tekel di awal musim Super League 2025/2026, sebuah catatan yang memperlihatkan sisi positif dari agresivitasnya. [way/beq]






