Gresik (beritajatim.com) – Pelaku usaha properti di Kabupaten Gresik terus menggali pasar baru di tahun 2026. Salah satunya adalah PT Dharma Graha Utama (DGU) yang membawahi Greesmall dan Aston Inn Hotel. Perusahaan nasional ini optimistis menemukan cara lain guna mendongkrak okupansi.
Direktur Utama PT DGU Erwin H. Poedjono mengatakan, ada beberapa evaluasi rencana kerja di tahun 2026. Langkah ini diambil karena tahun lalu banyak hal yang tidak diperkirakan, salah satunya pemangkasan anggaran korporasi serta pembatasan aktivitas. “Tahun 2025 okupansi kami turun, tapi triwulan keempat mulai ada kenaikan pasca ada kelonggaran penggunaan anggaran yang dilonggarkan pemerintah,” katanya, Sabtu (7/2/2026).
Lebih lanjut Erwin menuturkan, selain regulasi pemangkasan anggaran dari korporasi, situasi ekonomi global juga turut menekan pelaku usaha di bidang properti. “Kami optimistis tahun 2026 lebih baik. Agar bisa tetap survive, peningkatan pelayanan mulai dari SDM ke pelanggan terus dilakukan,” tuturnya.
Mengenai pasar baru, lanjut Erwin, DGU mulai membidik wisata religi yang nantinya dibundling dengan biro travel. Pasar ini belum banyak digarap oleh pelaku usaha lainnya. “Kami sempat turun di angka 5 persen tahun lalu. Tahun 2026 targetnya bisa naik 7 persen,” ungkapnya.
Ia menambahkan, selain fokus mengejar kenaikan, pihaknya juga mengoptimalkan okupansi yang baru mencapai 78 persen secara average di 2025. “MICE kami berkurang, ini yang akan digenjot termasuk okupansi,” imbuhnya. (dny/kun)






