Ponorogo (beritajatim.com) – Seminggu lebaran Idulfitri ini, dimanfaatkan warga di Ponorogo untuk liburan. Tempat wisata lokal di bumi reog penuh sesak akan pengunjung. Seperti yang terlihat di objek wisata andalan Ponorogo, Telaga Ngebel di Kecamatan Ngebel. Terlihat ribuan orang telah memadati tempat wisata yang berada di lereng Gunung Wilis tersebut.
Pantauan wartawan beritajatim.com, selain berkeliling di seputaran telaga dengan menggunakan sepeda motor atau mobil, banyak warga yang memanfaatkan wahana perahu yang ada. Yakni perahu speedboat dan perahu santai. Harga tiket untuk wahana perahu itu pun cukup terjangkau. Untuk perahu santai, setiap orang hanya mengeluarkan uang sebesar Rp7 ribu.
[berita-terkait number=”5″ tag=”lebaran-2022″]
Sementara untuk perahu speedboat, dengan penumpang kurang lebih 5 orang, harga tiketnya di kisaran Rp60 hingga Rp100 ribu. Tergantung pengunjung memilih rute yang diinginkan. Kalau melewati tengah telaga, hanya Rp60 ribu, namun jika ingin menyusuri tepi telaga, dibandrol dengan harga Rp100 ribu.
“Alhamdulillah, sepekan lebaran ini cukup ramai. Yang naik perahu santai rata-rata ada 700 orang seharinya,” kata penjaga tiket perahu santai, Manto, Minggu (8/5/2022).
Warga lebih memilih perahu santai, kata Manto, selain tiketnya cukup terjangkau, yang hanya Rp7 ribu per orang, juga kecepatan perahu tidak terlalu kencang. Sehingga pengunjung bisa menikmati keindahan Telaga Ngebel lewat perahu. “Lebaran selalu ramai, akhir pekan hari biasa, pengunjung yang naik perahu hanya sekitar 200 orang,” katanya.
Sementara itu, salah satu pengunjung asal Kota Malang, Weni Widyaningsih mengatakan, sengaja berwisata ke Telaga Ngebel karena lokasinya cukup dekat dengan rumah keluarganya. Hari lebaran Idulfitri ini dimanfaatkan oleh Weni untuk mudik ke kampung halaman di Ponorogo. “Setiap mudik pulang kampung saya sempatkan mengunjungi objek wisata Telaga Ngebel ini,” katanya.
Selain lokasinya cukup dekat dengan rumah keluarganya, Weni selalu ke Telaga Ngebel karena kangen suasananya yang sejuk dan masih asri alami. Meski diakui, saat liburan seperti ini tidak bisa maksimal menikmatinya. Sebab, saking banyaknya pengunjung yang lain.
“Yang dikangenin di Telaga Ngebel ya suasananya yang masih sejuk dan asri alami. Healing dulu sebelum kembali ke rutinitas kerja di Malang,” pungkasnya. [end/suf]






