Sidoarjo (beritajatim.com) – Penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) atau QR Code, sistem pembayaran non tunai terus disosialisasikan oleh anggota Komisi Xl DPR RI Indah Kurnia bersama Bank Indonesia (BI).
Kali ini sasaran sosialisasi para pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Pasar Taman. Para pedagang juga antusias ikuti giat ini dan banyak yang mengetahui secara mendalam tentang manfaat QRIS.
Indah Kurnia yang hadir secara daring dalam kegiatan itu juga mengharapkan agar para pedagang di Pasar Taman bisa memanfaatkan pembayaran secara digital melalui QRIS. “QRIS adalah solusi pembayaran masa kini,” ujarnya, Selasa (14/12/2021).
Politisi Senayan asal PDI Perjuangan itu mengungkapkan, pembayaran non tunai itu lebih mudah, murah dan keren. Selain itu juga sangat efisien dan aman. Karena itu diharapkan secara bertahap para pedagang bisa mengaplikasikan penggunaan QRIS.
“Transaksi perdagangan akan semakin lancar dan perekonomian akan tambah menggeliat,” terangnya.
Pelaksana Implementasi Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Timur, Defrialdy Bramasta juga sangat senang dengan antusias para pedagang Pasar Taman.
[berita-terkait number=”4″ tag=”sidoarjo”]
Lanjut Defrialdy, QRIS saat ini sudah banyak digunakan oleh merchant, rumah ibadah bahkan sekolah. Oleh karena itu ia mengimbau agar pelaku UMKM ataupun pedagang pasar segera mendaftar QRIS. “Karena manfaatnya sangat besar dan memudahkan transaksi perdagangan,” jelas salah satu narasumber acara tersebut.
Dia mengungkapkan, penggunaan QRIS juga telah diujicobkan terhadap pedagang di Pasar Kapasan dan Wonokromo Surabaya serta pasar di Sumenep. Karena itu, jika pedagang di Pasar Taman welcome, maka hal itu akan sangat positif. “Nanti kita survei kebutuhan sarana dan prasarana di lapangan seperti apa,” jelasnya. [isa/but]







