Sumenep (beritajatim.com) – Jajaran Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka) Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Madura, menggelar patroli dan pengecekan langsung di sejumlah titik distribusi BBM, mulai dari tingkat APMS, subagen, hingga pengecer.
Dalam patroli tersebut, tim menyasar sejumlah lokasi, di antaranya APMS 01 milik H. Iksan di Desa Arjasa, APMS 03 milik H. Hosni, subagen di Desa Kalikatak dan Desa Angkatan, serta para pengecer di wilayah Desa Bilis-Bilis Pangeran dan sekitarnya.
Kapolsek Kangean AKP Datun Subagyo mengatakan, dari hasil pengecekan ditemukan adanya penjualan Pertalite di tingkat subagen dan pengecer dengan harga yang melambung tinggi.
“Kami langsung memberikan imbauan tegas agar tidak menjual BBM bersubsidi di atas harga yang telah ditentukan. Selain itu, kami juga meminta agar tidak melakukan penimbunan,” katanya, Selasa (31/03/2026).
Menurut Kapolsek, jajaran Forpimka akan terus melakukan pengawasan guna menjaga stabilitas distribusi BBM di wilayah Kangean.
“Petugas mengimbau kepada seluruh pengelola APMS, subagen, maupun pengecer agar menjual Pertalite sesuai harga yang telah ditetapkan serta tidak melakukan penimbunan. Apabila masih ditemukan pelanggaran, maka akan dilakukan penindakan lebih lanjut,” tandasnya.
Selain itu, pihak APMS juga diingatkan agar tidak menyimpan stok BBM secara berlebihan di sekitar lokasi guna menghindari potensi penyalahgunaan maupun gangguan keamanan. (tem/kun)






